Sekretariat DPRD Sulbar Siapkan ASN Melek AI, Ridwan Djafar: Teknologi Bukan Pengganti Manusia

- Jurnalis

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU – Sekretariat DPRD Sulawesi Barat terus mempercepat langkah reformasi birokrasi dengan membekali aparatur sipil negara (ASN) kemampuan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang modern. Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kompetensi Aparatur yang digelar di Matos Mamuju, Sabtu (11/7/2026).

Bimtek yang mengangkat tema *”Reformasi Birokrasi dan Peningkatan Kinerja serta Tata Kelola Sekretariat DPRD Sulbar Mendukung Fungsi Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan DPRD”* ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan, efektivitas birokrasi, serta kesiapan ASN menghadapi era transformasi digital.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (KominfoSS) Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, hadir sebagai narasumber utama dengan materi bertajuk **”Pemanfaatan AI dalam Pemerintahan yang Beretika”**.

Dalam paparannya, Ridwan menegaskan bahwa pemanfaatan AI bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan di tengah meningkatnya volume data pemerintahan dan tingginya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan publik yang cepat, akurat, dan transparan.

Menurutnya, teknologi AI mampu membantu mengotomatisasi berbagai pekerjaan administratif, mempercepat pengelolaan dokumen, hingga mendukung proses analisis data untuk menghasilkan keputusan yang lebih efektif.

Meski demikian, Ridwan mengingatkan bahwa AI tidak boleh dipandang sebagai pengganti aparatur sipil negara. Keputusan strategis tetap berada di tangan manusia dengan mempertimbangkan aspek etika, regulasi, dan kepentingan publik.

“AI membantu meningkatkan efisiensi, kualitas layanan, dan pengambilan keputusan. AI adalah alat bantu, bukan pengganti ASN. Pemanfaatannya harus beretika, aman, dan berorientasi pada pelayanan publik,” tegas Ridwan.

Ia juga mengungkapkan bahwa Dinas KominfoSS Sulbar saat ini tengah menindaklanjuti arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, untuk mengintegrasikan teknologi AI ke dalam sistem pemerintahan daerah guna mempercepat pelayanan publik.

Salah satu inovasi yang sedang dikembangkan adalah fitur AI pada aplikasi ASN Sulbar yang dirancang mendukung berbagai kebutuhan pemerintahan, mulai dari penyusunan perencanaan dan evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), pembuatan konten videografi, hingga teknologi **speech-to-text** yang akan diintegrasikan ke dalam aplikasi Appe Sulapa dan Sipamandar.

Namun demikian, Ridwan menekankan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya bergantung pada kecanggihan teknologi, tetapi juga kesiapan kualitas data, keamanan siber, infrastruktur pendukung, serta kompetensi sumber daya manusia.

“Oleh karena itu, penguatan kapasitas SDM melalui pelatihan literasi digital secara berkelanjutan menjadi kebutuhan mutlak agar kinerja perangkat daerah semakin optimal,” ujarnya.

Ridwan pun memberikan apresiasi kepada Sekretariat DPRD Sulbar yang telah mengambil langkah proaktif melalui penyelenggaraan bimtek tersebut. Menurutnya, peningkatan kapasitas ASN menjadi fondasi penting agar penerapan teknologi AI dalam pemerintahan dapat berjalan efektif, aman, dan mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin profesional, inovatif, serta berdaya saing di era digital.

Berita Terkait

Gubernur Sulbar Kukuhkan Pengurus FKUB 2026–2031, Kerukunan Umat Beragama Jadi Prioritas
BPBD Sulbar Salurkan 6.000 Liter Air Bersih di Mamuju, Warga Terdampak Kekeringan Dibantu
Pastipadu Sulbar Dievaluasi! Stunting dan Kemiskinan Turun, Perkawinan Anak Justru Naik
Gubernur Sulbar Suhardi Duka Ajak Pejabat Perdalam Ilmu Agama, Buya Arrazy Hasyim Hadir Beri Tausiah
SDK Desak Bupati se-Sulbar Usulkan Desa Tanpa Listrik, Tenaga Surya Jadi Solusi!
Gubernur Sulbar Hadiri Rakor Swasembada Air Nasional, PUPR Dorong Integrasi Pengelolaan Sumber Daya Air
TB, DBD dan HIV Jadi Perhatian, DKPPKB Sulbar Gandeng DPRD Perkuat Pencegahan
Pemprov Sulbar dan Sulteng Bahas Batas Pasangkayu-Donggala, Kepastian Wilayah Dikebut
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Gubernur Sulbar Kukuhkan Pengurus FKUB 2026–2031, Kerukunan Umat Beragama Jadi Prioritas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:19 WIB

BPBD Sulbar Salurkan 6.000 Liter Air Bersih di Mamuju, Warga Terdampak Kekeringan Dibantu

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Pastipadu Sulbar Dievaluasi! Stunting dan Kemiskinan Turun, Perkawinan Anak Justru Naik

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Gubernur Sulbar Suhardi Duka Ajak Pejabat Perdalam Ilmu Agama, Buya Arrazy Hasyim Hadir Beri Tausiah

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:55 WIB

SDK Desak Bupati se-Sulbar Usulkan Desa Tanpa Listrik, Tenaga Surya Jadi Solusi!

Berita Terbaru