Siap- Siap Kembangkan Pisang Celavendish,Pj Gubernur Sulbar Bahtiar Ajak OPD Sulbar ke Lahan Pisang Cavendish Di Bone yang Siap Ekspor

- Jurnalis

Sabtu, 25 Mei 2024 - 07:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE — Mengisi akhir pekan ini , sejumlah OPD Pemprov Sulawesi Barat mendatangi sentra pembibitan Pisang Cavendish di Kecamatan Mare Kabupaten Bone. Seperti diketahui saat ini terdapat sekitar 200 hektar lahan perkebunan pisang Cavendish di Kabupaten Bone yang perkembangannya telah berbuah sejak April 2024.

Pada kunjungan OPD terkait ini juga nampak hadir Pj Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin, Sekprov Sulbar Muhammad Idris serta Kepala Dinas terkait lainnya. Selain ke Sentra Pembibitan Pisang Cavendish mereka juga melihat langsung pembibitan Pisang Cavendish dan Nanas Madu

Tepatnya di Kampung Batu Gading Kecamatan Mare, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan, Sabtu (25/05/2024).

Pj Gubernur Sulbar Bahtiar mengajak aparat pemerintahannya untuk melihat komoditi pisang yang kelak dapat menjadi potensi untuk dikembangkan di Sulbar. Apalagi pasarnya sudah jelas dan Sulbar termasuk salah satu daerah penghasil pisang di Indonesia.

“Lidahnya orang Indonesia tu adalah pisang. Kedua pepaya, ketiga jeruk, keempat Mangga. Masalahnya barangnya terbatas. Pisang di Indonesia dari Aceh-Papua baru bisa terpenuhi 35 persen dan 65 negara minta pisang.
Paling laris dan mahal itu pisang Cavendish. Di Indomaret itu kita dapat membelinya seharga 27 ribu per 3 biji,” kata Bahtiar.

Maka dari itulah, Bahtiar mengajak Pemprov Sulbar untuk mempelajari dan melihat langsung bagaimana proses pembibitan dan penanaman pisang Cavendish di Kabupaten Bone, yang pernah dirintisnya saat menjabat sebagai Pj Gubernur Sulawesi-Selatan. Saat ini pohon pisang tersebut telah berbuah dan rencananya akan panen perdana pada bulan Juli 2024.
Di Sulawesi Selatan sendiri telah terbentuk ekosistem bisnis pisang cavendish yang telah dirintis oleh Bahtiar Baharuddin. Untuk pemasarannya, Pemprov Sulsel telah melakukan MOU dengan perusahaan raja buah Great Giant Foods (GGF) pada Marer 2024. Sebelumnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) bersama PT Yas Exports International (YEI) juga telah melakukan penandatanganan kerja sama (memorandum of understanding/MoU) tentang pembelian hasil budidaya pisang cavendish di Kantor Gubernur Sulsel, Senin (27/11/2023). Ekosistem tersebut dirintis oleh Pj Bahtiar Baharuddin.

Sementara itu Sekprov Sulbar Muhammad Idris berterima kasih atas fasilitasi Pj Gubernur Sulbar, Bahtiar yang telah membuka peluang ekonomi bagi Sulawes Barat.

“Kita akhirnya mendapatkan pembelajaran langsung di tempat pengelolaan pisang,” kata Idris.

Dari studi ke Bone ini, menurutnya memang perlu membangun ekosistem yang baik dari pengelolaan pisang dan berharap agar Pj Gubernur Sulbar Bahtiar kembali merintis di Sulawesi Barat khususnya di Kabupaten Majene. Sebab salah satu hasil pertanian di Sulbar adalah jenis tanaman pisang.

“Kedua bagaimana. Keterlibatan pimpinan didalam mendorong supaya masyarakat bisa menjadi bagian yang ikut terlibat dalam industri pengelolaan pisang,” jelas Idris .

Idris pun berkomitmen akan menjemput peluang budidaya pisang di Sulbar, apalagi tanah di Sulbar memiliki Ph yang lebih baik sehingga akan lebih berpotensi. Untuk itu pekan depan akan mulai bergerak melakukan pemetaan lokasi yang cocok untuk pengelolaan pisang.

“Terima kasih gubernur Sulbar atas pembelajaran manfaatnya luar biasa,” pungkasnya. (Rls)

Berita Terkait

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat
Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah
PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan
Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda
Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:24 WIB

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:02 WIB

PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Berita Terbaru