POLMAN – Komitmen Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar dalam memajukan sektor pertanian kembali ditegaskan. Staf Ahli Bupati Polewali Mandar Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan, DR. Aco Musaddad, HM, menghadiri pertemuan strategis bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pengurus Tani Indonesia (Tani Merdeka Indonesia) Kabupaten Polewali Mandar.
Dalam forum tersebut, DR. Aco menyampaikan pesan khusus dari Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, yang menekankan pentingnya penguatan sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah.
Menurutnya, Pemkab Polman memiliki komitmen kuat dalam mempercepat pembangunan berbasis kerakyatan dengan menempatkan sektor pertanian sebagai prioritas utama. Kolaborasi antara pemerintah, organisasi tani, dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.
“Bupati berharap DPD Pengurus Tani Indonesia menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyerap aspirasi petani sekaligus mengawal program swasembada pangan nasional di tingkat lokal,” ungkap DR. Aco Musaddad menyampaikan amanah Bupati.
Dalam arahannya, sejumlah poin penting ditekankan. Pertama, penguatan sinergi kelembagaan. Organisasi tani diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjembatani kebutuhan petani dengan kebijakan pemerintah daerah.
Kedua, peningkatan produksi. Mengacu pada capaian kenaikan signifikan produksi padi di Polewali Mandar dalam beberapa waktu terakhir, para pengurus dan anggota kelompok tani didorong untuk mengadopsi teknologi pertanian modern guna meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen.
“Momentum kenaikan produksi ini harus dijaga. Teknologi pertanian, inovasi, dan pendampingan menjadi kunci agar petani kita tidak tertinggal,” tegasnya.
Pemkab Polman juga memastikan dukungan konkret bagi kelompok tani di 16 kecamatan. Bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), pendampingan teknis, hingga penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi bagian dari strategi memperkuat kemandirian petani.
Langkah ini sejalan dengan visi besar Bupati H. Samsul Mahmud dalam mendorong ekonomi kerakyatan berbasis sektor unggulan daerah. Pertanian tidak hanya dipandang sebagai sektor produksi, tetapi juga sebagai fondasi kesejahteraan masyarakat pedesaan.
“Amanah yang diberikan kepada pengurus tani merupakan tanggung jawab besar untuk meningkatkan harkat hidup para petani kita. Bupati sangat yakin, dengan koordinasi yang baik, target swasembada pangan berkelanjutan dapat kita capai,” ujar DR. Aco.
Kolaborasi antara Pemkab dan Tani Merdeka Indonesia juga diarahkan untuk menjaga stabilitas pasokan pangan daerah, terutama menghadapi tantangan ekonomi global dan dampak perubahan iklim yang diproyeksikan semakin kompleks pada 2026.
Pertemuan strategis ini menjadi bagian dari langkah serius Pemkab Polman dalam memperkuat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dan lembaga kemasyarakatan, guna menyongsong perencanaan pembangunan jangka panjang yang terintegrasi.
Sebagai salah satu lumbung pertanian di Sulawesi Barat, Polewali Mandar memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan regional. Di bawah kepemimpinan Bupati H. Samsul Mahmud, arah pembangunan difokuskan pada percepatan infrastruktur, penguatan ekonomi rakyat, dan kemandirian pangan berbasis inovasi pertanian.
Dengan sinergi kuat antara pemerintah dan organisasi tani, Polman kini bersiap melangkah lebih cepat menuju swasembada pangan yang kokoh dan berkelanjutan.










