Tas Dibobol Usai Subuh, Rp6 Juta Raib di Polewali

- Jurnalis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLMAN — Aksi dugaan pencurian menghebohkan warga Jalan Kemakmuran, Kelurahan Wattang, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar. Gabungan Piket Fungsi Polres Polewali Mandar dan Polsek Polewali bergerak cepat mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), Sabtu (3/1/2026), setelah menerima laporan masyarakat terkait hilangnya uang jutaan rupiah.

Personel gabungan tiba di lokasi sekitar pukul 12.00 Wita. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Pamapta I Polres Polman IPDA Kristianto, didampingi Kanit IK Polsek Polewali AIPTU Ali Imran, guna menindaklanjuti laporan dugaan tindak pidana pencurian yang meresahkan warga setempat.

Korban diketahui bernama Muh. Ipnu Agung (28), seorang wiraswasta yang berdomisili di Jalan Kemakmuran, Kelurahan Wattang. Sementara saksi utama dalam peristiwa tersebut adalah Sitti Mardian (64), ibu kandung korban.

Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa itu diketahui sekitar pukul 04.00 Wita. Saat saksi pulang ke rumah usai melaksanakan salat Subuh, ia melihat tas milik korban berada di luar rumah, kondisi yang menimbulkan kecurigaan.

Setelah dilakukan pengecekan, diketahui uang tunai sekitar Rp6.000.000 yang disimpan di dalam tas tersebut telah raib. Menyadari telah terjadi pencurian, korban kemudian melaporkan kejadian itu ke SPKT Polres Polewali Mandar untuk diproses secara hukum.

Kapolres Polewali Mandar AKBP Anjar Purwoko, melalui Pamapta I Polres Polman IPDA Kristianto, menegaskan bahwa pihak kepolisian langsung merespons cepat laporan masyarakat dengan langkah-langkah sesuai prosedur.

“Begitu menerima laporan, personel gabungan Polres Polman dan Polsek Polewali segera mendatangi TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan saksi-saksi. Penanganan kasus ini dilakukan secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas IPDA Kristianto.

Sebagai tindak lanjut, polisi telah melakukan pengamanan TKP, olah TKP, serta pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) guna mengungkap pelaku dugaan pencurian tersebut. Sejumlah petunjuk di lokasi juga tengah dianalisis untuk mengarah pada pelaku.

Hingga saat ini, situasi di sekitar TKP terpantau aman dan kondusif, sementara kasus dugaan pencurian tersebut masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Berita Terkait

Jemput Ribuan Butir Ekstasi di Polman, Warga Sidrap Diciduk Tim Gabungan BNN Sulbar dan BNNK Polman
Copet di Trans Sulawesi Pasangkayu, Polisi Dampingi Korban Buat Laporan
Dua Pelaku Diamankan Polisi Penganiayaan Maut di Pasar Salugatta Mamuju Tengah, Ini Motifnya
Pria Asal Polman Tewas di Mateng, Dua Terduga Pelaku Diamankan
Polisi Selidiki Pencurian di Wisma Balanipa Wonomulyo, Kerugian Capai Rp10 Juta
Diduga Coba Culik Anak di Mamasa, Pria Asal Mateng Diamankan Warga dan Polisi
Meski Dilarang, Dugaan Sabung Ayam di Polewali Mandar Masih Berlangsung
Ketua MUI Mamuju Tengah Kecam Keras Pemerkosaan Kurir Perempuan di Bulan Ramadan
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:28 WIB

Jemput Ribuan Butir Ekstasi di Polman, Warga Sidrap Diciduk Tim Gabungan BNN Sulbar dan BNNK Polman

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:27 WIB

Copet di Trans Sulawesi Pasangkayu, Polisi Dampingi Korban Buat Laporan

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:28 WIB

Dua Pelaku Diamankan Polisi Penganiayaan Maut di Pasar Salugatta Mamuju Tengah, Ini Motifnya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:42 WIB

Pria Asal Polman Tewas di Mateng, Dua Terduga Pelaku Diamankan

Senin, 11 Mei 2026 - 21:14 WIB

Polisi Selidiki Pencurian di Wisma Balanipa Wonomulyo, Kerugian Capai Rp10 Juta

Berita Terbaru

Advertorial

Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen

Kamis, 4 Jun 2026 - 15:11 WIB