Terima Kasih Jenderal Bahar…

- Jurnalis

Minggu, 16 Februari 2020 - 06:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Nur Salim Ismail

Opini — Setiap pertemuan selalu berujung pada perpisahan. Demikianlah siklus kehidupan ini telah diatur sedemikian rupa dalam kuasa Tuhan yang Maha Esa. 

Tak terkecuali dengan hadirnya rotasi jabatan di lingkup kepolisian republik Indonesia. Kapolda Sulawesi Barat, Brigjen Pol. Baharuddin Jafar kini dimutasi ke Polda Maluku lengkap dengan pangkat dan gelar yang baru. Ia tak lagi berpangkat bintang satu, melainkan telah beranjak ke bintang dua.

Namun bukan itu yang sedang menjadi tema penting di Sulawesi Barat. Sebab sosok Baharuddin Jafar, telah terpatri sebagai manusia pengayom umat. Ia mampu menembus seluruh sekat perbedaan. Baik agama, budaya, politik maupun berbagai jenis perbedaan lainnya. Kepribadiannya bukan sebatas sosok sang Jenderal. Ia adalah figur tokoh masyarakat, suluh keumatan, dan bapak bagi semua pihak. 

Pria yang menganut paham Dunia sementara akhirat selamanya ini, di masa kepemimpinannya telah berhasil memasuki berbagai wilayah hingga ke pelosok. Bahkan wilayah yang boleh jadi belum pernah dikunjungi oleh pemerintah setempat sekalipun. 

Di tubuh Polri sendiri pun, ia berhasil menampakkan wajah kepolisian yang humanis. Ia kerap kali mendahulukan pendekatan budaya di atas segalanya. Bahkan tak segan-segan ia tampil sebagai pemimpin kepolisian yang berani menyatakan permohonan maaf atas ulah kenakalan anak buahnya.

Tidakkah ini akan meruntuhkan citra dirinya sebagai Pejabat? Sungguh tidak demikian. Saya percaya atas prinsip itu. Sebab darinya saya pernah menyimak pesan pamungkas: “Tongkat Nabi saja bisa lepas, apalagi kalau tongkat seorang Jenderal,” begitu pesan singkatnya kepada saya, medio Januari lalu.

Suatu ketika, sehabis menunaikan shalat Jumat, saya diminta untuk tak bergegas pulang. Singkat cerita, di ruang kerjanya, ia banyak bercerita tentang perjalanan hidupnya hingga berujung pada kesimpulan untuk putar haluan. Ia memutuskan untuk menempuh jalan dakwah. 

Dalam dialog berdurasi sekira 45 menit itu, sesekali mendebat beliau. Namun berkali-kali pula ia meminta saran dan pandangan. Kali ini, hayalan saya sedang melambung tinggi. Sedang kagum dan bangga pernah bersua dengan sosok pemimpin yang sedemikian jernih memahami ruang pembatas antara ‘berbeda’ dan ‘melawan’. Dua kosa kata yang akhir-akhir ini tumpul dipahami di kalangan para pemburu kekuasaan. 

Ia tahu betul bahwa ketika hati yang beku dihadapi dengan hati yang jernih, lapang dan tulus, niscaya akan menemukan muara yang sama, yakni kelembutan.  Hal ini selaras dengan karakternya sebagai pria yang dibesarkan dalam kultur bugis Bone telah mengantar seluruh ruang dialog itu sulit memendam luka dan amarah.

Kini, atas nama panggilan tugas, Pak Bahar harus meninggalkan Sulawesi Barat. Kepergiannya, tentu akan memberi catatan dan jejak-jejak kebaikan yang ditorehkan. Benarlah pesan Nabi saw. Innamal a’malu bil khawatim. Bahwa pada dasarnya perbuatan manusia itu sangat tergantung pada akhir pencapaiannya. 

Yang Mulia Pak Bahar, selamat jalan. Sesungguhnya kepergianmu ke Kota Ambon Manise tak sendiri. Engkau sedang diliputi oleh selimut keberkahan, doa-doa terbaik dan pengharapan yang tak berkesudahan. Salama’ki Puang. 

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD Majene Apresiasi Keberhasilan Program MBG, Dinilai Berdampak Positif bagi Masyarakat
Polresta Mamuju Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026
Satreskrim Polresta Mamuju Tangkap Dua Terduga Pelaku Kasus Pengeroyokan Aktivis Vendetta
Pastikan Karhutla Tidak Meluas, Tim Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli di Bukit Lambagu
Antisipasi Kebakaran Susulan, Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli ke Lokasi Karhutla
Jemput Ribuan Butir Ekstasi di Polman, Warga Sidrap Diciduk Tim Gabungan BNN Sulbar dan BNNK Polman
Kasat Binmas Bersama Bhabinkamtibmas Salurkan Paket Daging Kurban Secara Door to Door
Polresta Mamuju dan Polsek Jajaran Tebar Kepedulian Melalui Daging Kurban Idul Adha 1447 H
Berita ini 134 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 13:31 WIB

Wakil Ketua DPRD Majene Apresiasi Keberhasilan Program MBG, Dinilai Berdampak Positif bagi Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Polresta Mamuju Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:48 WIB

Satreskrim Polresta Mamuju Tangkap Dua Terduga Pelaku Kasus Pengeroyokan Aktivis Vendetta

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:03 WIB

Pastikan Karhutla Tidak Meluas, Tim Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli di Bukit Lambagu

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:43 WIB

Antisipasi Kebakaran Susulan, Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli ke Lokasi Karhutla

Berita Terbaru

Advertorial

Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen

Jumat, 5 Jun 2026 - 19:21 WIB