Tokoh Agama Sulbar Didorong Jadi Pilar Ketahanan Sosial

- Jurnalis

Kamis, 16 April 2026 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Biro Pemkesra Setda Sulbar kembali menggelar kegiatan peningkatan kapasitas SDM tokoh agama di Hotel Grand Putra Mamuju, Kamis (16/4/2026). Kegiatan bertema “Religius Leader: Kepemimpinan Tokoh Agama dalam Menjaga Ketahanan Sosial” ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Sulbar, Junda Maulana.

Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat peran strategis tokoh agama dalam menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat yang majemuk dan dinamis.

Kepala Biro Pemkesra Setda Sulbar, Murdanil, dalam laporannya menegaskan bahwa agenda ini merupakan komitmen berkelanjutan pemerintah daerah setelah sebelumnya dilaksanakan pada 2025.

Menurutnya, tantangan sosial yang semakin kompleks, mulai dari tekanan ekonomi hingga perubahan pola interaksi masyarakat, menuntut tokoh agama untuk mengambil peran lebih luas.

“Tokoh agama hari ini tidak cukup hanya sebagai penyampai ajaran secara tekstual, tetapi juga harus menjadi pemimpin umat yang memiliki sensitivitas sosial, mampu membaca realitas, serta menghadirkan solusi yang menenangkan dan mencerahkan,” ujar Murdanil.

Ia menambahkan, konsep religius leader menempatkan tokoh agama sebagai moral leader sekaligus social leader yang mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.

Kegiatan ini juga selaras dengan visi dan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang tidak hanya berorientasi pada pendidikan formal, tetapi juga penguatan nilai moral dan keagamaan.

Sementara itu, Sekda Sulbar, Junda Maulana, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan tokoh agama dalam menjaga ketahanan sosial, terutama di tengah derasnya arus informasi dan potensi pergeseran nilai di masyarakat.

“Ketahanan sosial bukan sekadar stabilitas, tetapi bagaimana masyarakat tetap rukun, toleran, dan saling menghormati dalam perbedaan,” tegasnya.

Melalui forum ini, Pemprov Sulbar berharap tercipta jejaring yang solid antar tokoh agama, sehingga mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga harmoni sosial.

Pemerintah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai fondasi utama dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan, demi terwujudnya masyarakat Sulawesi Barat yang harmonis, inklusif, dan berkeadaban.

Berita Terkait

Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar
Pemprov Sulbar Bentuk Pokja Sekolah Aman dan Nyaman, Cegah Bullying hingga Putus Sekolah
Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen
Satgas MBG dan Dispangda Sulbar Matangkan Kesiapan Program Makan Bergizi Gratis
SDK Lantik Rektor UNSUMA: Perguruan Tinggi Wajib Jawab Kebutuhan Dunia Kerja
Gubernur SDK Ultimatum 13 Perusahaan Sawit: Naikkan Harga TBS atau Siap Hadapi Sanksi Pencabutan Izin
DPRD Sulbar Susun Agenda Kerja Strategis 2026
Kominfo Sulbar Integrasikan Data Stunting, Perkuat Program Pastipadu 2026
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:51 WIB

Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:14 WIB

Pemprov Sulbar Bentuk Pokja Sekolah Aman dan Nyaman, Cegah Bullying hingga Putus Sekolah

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:11 WIB

Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:08 WIB

Satgas MBG dan Dispangda Sulbar Matangkan Kesiapan Program Makan Bergizi Gratis

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:06 WIB

SDK Lantik Rektor UNSUMA: Perguruan Tinggi Wajib Jawab Kebutuhan Dunia Kerja

Berita Terbaru

Advertorial

Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar

Jumat, 5 Jun 2026 - 08:51 WIB

Advertorial

Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen

Kamis, 4 Jun 2026 - 15:11 WIB