POLEWALI MANDAR – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Polewali Mandar kembali menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui Launching Pelaku UMKM dan Peresmian Rumah Kemasan, Rumah UMKM, serta Pusat Oleh-Oleh Kabupaten Polewali Mandar, Sabtu, 21 Februari 2026.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 21–22 Februari 2026, ini menjadi momentum strategis dalam mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar semakin berdaya saing, profesional, dan mampu berkembang secara berkelanjutan di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.
Launching tersebut bukan sekadar seremoni. Hadirnya Rumah Kemasan dan Rumah UMKM menjadi langkah konkret Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar dalam memberikan layanan terpadu bagi pelaku usaha lokal. Fasilitas ini dirancang sebagai pusat pendampingan peningkatan kualitas produk, inovasi desain kemasan yang lebih modern dan kompetitif, pengurusan legalitas usaha, hingga penguatan strategi pemasaran berbasis digital dan jejaring distribusi yang lebih luas.
Dengan adanya Rumah Kemasan, pelaku UMKM kini memiliki akses untuk meningkatkan nilai tambah produk melalui desain yang lebih menarik, standar kemasan yang layak pasar, serta branding yang lebih kuat. Sementara Rumah UMKM berperan sebagai pusat konsultasi dan pembinaan usaha agar para pelaku dapat “naik kelas” dari skala mikro menuju usaha yang lebih mapan dan profesional.
Tak kalah penting, Pusat Oleh-Oleh Kabupaten Polewali Mandar hadir sebagai etalase permanen produk unggulan daerah. Beragam hasil karya terbaik pelaku UMKM lokal kini memiliki ruang promosi yang representatif dan strategis. Kehadiran pusat oleh-oleh ini diyakini mampu meningkatkan daya saing produk, memperkuat identitas ekonomi kreatif daerah, sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata di Polewali Mandar.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Polewali Mandar, Agusnia Hasan Sulur, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran dinas atas kerja keras, kolaborasi, dan dedikasi dalam mewujudkan fasilitas strategis tersebut.
Menurutnya, peresmian Rumah Kemasan, Rumah UMKM, dan Pusat Oleh-Oleh ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menciptakan ekosistem UMKM yang kuat dan berkelanjutan. Ia berharap fasilitas ini benar-benar dimanfaatkan secara maksimal oleh para pelaku usaha.
“Dengan adanya fasilitas ini, kami ingin UMKM Polewali Mandar tidak hanya bertahan, tetapi mampu berkembang dan bersaing di pasar regional bahkan nasional,” ujarnya.
Langkah ini sekaligus menjadi bukti bahwa penguatan sektor UMKM tetap menjadi prioritas utama dalam pembangunan ekonomi daerah. Dengan dukungan infrastruktur, pendampingan, dan ruang promosi yang memadai, UMKM Polewali Mandar diharapkan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus sumber kesejahteraan masyarakat.










