Wagub Sulbar Dorong Percepatan Operasional SPPG, Antisipasi Lonjakan Harga Pangan

- Jurnalis

Selasa, 19 Agustus 2025 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Salim S Mengga, memimpin rapat persiapan menjelang kunjungan tim monitoring dan evaluasi (monev) pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Sulbar, Selasa (19/8/2025).

Dalam rapat tersebut, Wagub menegaskan pentingnya percepatan operasional 46 SPPG yang telah terdata, meski baru sebagian kecil yang sudah beroperasi penuh. Ia mengungkapkan, masih banyak calon pelaksana dari sektor swasta yang ragu terlibat akibat minimnya informasi terkait syarat dan mekanisme pendanaan program.

“Persyaratan sebenarnya tidak sulit. Hanya saja karena informasi terbatas, itu yang menjadi masalah. Ke depan, sosialisasi harus lebih digencarkan agar masyarakat dan pihak swasta memahami dengan jelas,” tegas Salim S Mengga.

Selain persoalan administrasi, Wagub juga menyoroti ketersediaan bahan pangan lokal ketika seluruh SPPG mulai beroperasi secara bersamaan. Menurutnya, ketergantungan pasokan dari luar daerah, khususnya Sulawesi Selatan, berpotensi menimbulkan kelangkaan dan lonjakan harga.

“Kalau permintaan pasar tinggi, tentu ada potensi harga naik. Ini harus kita antisipasi,” ujarnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Wagub mendorong masyarakat agar memanfaatkan lahan subur di Sulbar dengan menanam komoditas pangan seperti sayuran dan tomat. Hal ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan suplai tetap aman.

“Apalagi, tanah kita cukup subur. Kita bisa manfaatkan itu untuk memastikan suplai tetap stabil dan harga tidak melonjak,” imbuhnya.

Terkait lokasi, hampir seluruh kabupaten di Sulbar disebut sudah memiliki lahan yang siap digunakan, baik milik pemprov maupun pemkab. Namun, tantangan logistik di daerah pegunungan dinilai masih perlu perhatian khusus karena dapat menyebabkan biaya operasional lebih tinggi dibandingkan wilayah perkotaan.

Menutup arahannya, Salim S Mengga meminta seluruh tim lebih fokus pada langkah percepatan operasional SPPG.

“Jangan lagi bicara soal keterlambatan. Fokus kita adalah bagaimana mempercepat agar Model Bisnis Gizi (MBG) ini segera berjalan maksimal,” pungkasnya.

Berita Terkait

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat
Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah
PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan
Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda
Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:24 WIB

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:02 WIB

PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Berita Terbaru