Wajo Urutan Ke II Angka Perkawinan Anak, Dinas Terkait Lakukan Sosialisasi Analisis Bottleneck

- Jurnalis

Selasa, 21 September 2021 - 08:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAJO, Rakyatta.co – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Wajo Andi Pallawarukka, mewakili Bupati Wajo menghadiri dan
membuka Sosialisasi analisis Bottleneck Upaya Pencegahan Perkawinan Anak.

Analysis Bottleneck Pencegahan Perkawinan Anak “Program Berani” yang di Aula Pertemuan Hotel Sermani Sengkang, Selasa, 21 September 2021 dilaksanakan Lembaga Pemberdayaan Perempuan (LPP) Bone kerjasama dengan UNICEF dan digelar selama 2 hari.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala UNICEF Perwakilan Wilayah Sulawesi Maluku Hengky Wijaya dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Prov Sulsel, Hj. Fitriah Zainuddin.
Selain itu juga dihadiri secara virtual oleh Perwakilan Kedutaan Besar Kanada, Novi Anggraini

Kepala Bappelitbangda Andi Pallawarukka menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada UNICEF yang telah memilih Kabupaten Wajo dalam
Analysis Bottleneck Pencegahan Perkawinan Anak. Pasalnya Wajo merupakan urutan ke II angka perkawinan anak.

“Kegiatan Analysis Bottleneck ini sangat dibutuhkan untuk bagaimana mengentaskan perkawinan anak di Bumi Lamaddukkelleng ini,” ujarnya.

Menurutnya, permasalahan perkawinan anak usia dini ini langsung menyentuh tiang negara. Karena permasalahan ini menjadi ancaman bagi
keluarga. Kalau keluarga lemah jangan harap negara bisa kuat. Pasalnya salah-satu penyebab terjadinya perkawinan anak karena keluarga
lemah. “Dalam mencegah perkawinan anak harus diikuti kemapuan membentuk keluarga yang baik,” ungkapnya.

Pallawaukka mengharapkan, Analysis Bottleneck selama dua hari kedepan mendapatkan hasil yang lebih baik untuk bisa meminimalisir dan
bahkan mencegah perkawinan anak dibawah umur.

Sementara, Kepala UNICEF Perwakilan Wilayah Sulawesi Maluku Hengky Wijaya mengungkapkan, kalau memilih Kabupaten Wajo, karena
tingginya angka perkawinan anak.

Hengky Wijaya menyebutkan bahwa, berdasarkan data tahun 2019, angka perkawinan anak di Wajo tinggi mencapai 24 persen. Sementara rata-rata angka perkawinan anak Susel hanya 12 persen.

“Untuk mencegah dan mengantisipasi perkawinan dini, Pemprov sejak 2018 telah mengeluarkan Pergub terkait dengan pencehana perkawinan anak,” ujarnya.

Hengky mengharapkan melalui analysis Bottleneck, ada solusi yang bisa dihasilkan untuk bagaimana angka perkawinan anak ini bisa dicegah. “Pengalaman di Bone, salah-satu upaya yang dilakukan adalah mengentaskan anak putus sekolah. Pasalnya anak putus sekolah ini menjadi salah-satu penyebab perkiwanan dini,” pungkasnya.

Berita Terkait

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan
Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri
Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident
Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov
Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan
Tiga Pelaku Judi Kiu-Kiu Diciduk di Campaloga, Polisi Sita Uang dan Kartu Domino
Masyarakat Nikmati Aktivitas di Malam Minggu, Polisi Mamuju Siaga di Persimpangan Jalan
Kapolres Metro Depok Pimpin Apel Siaga Jelang Aksi Unjuk Rasa
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:32 WIB

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 20:42 WIB

Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri

Selasa, 1 September 2026 - 19:54 WIB

Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WIB

Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov

Selasa, 1 September 2026 - 18:04 WIB

Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan

Berita Terbaru