Warga Binaan Nasrani Rutan Mamuju Kemenkumham Sulbar Peroleh Pembinaan Rohani Dari Penyuluh Kemenag Mamuju

Kegiatan pembinaan Nasrani oleh Penyuluh Kemenag Mamuju

Mamuju,  –Sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Mamuju mempunyai peran penting untuk membina Warga Binaannya secara rohani agar pada saat mereka kembali ke masyarakat dapat menjadi pribadi yang diandalkan karena mampu berubah menjadi lebih baik dari keadaan sebelumya.

Bertempat di Gereja Oikumene, Rutan Mamuju, sebanyak 24 (dua puluh empat) Warga Binaan mengikuti kegiatan ini serta atas berkat kerjasama dengan Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama (Kemenag) Kab. Mamuju, (20/03).

Bacaan Lainnya

Kegiatan kebaktian ini merupakan salah satu upaya Rutan Mamuju untuk mendekatkan diri kepada Tuhan secara menyeluruh kepada semua Warga Binaan beragama Nasrani.

Kepala Subseksie Pelayanan Tahanan, Baskoro Asri Nurmahdi, A. Md. P, S.H, mengatakan proses pembinaan kepada Warga Binaan, salah satunya pembinaan kerohanian baik itu kepada Warga Binaan yang beragama Kristen maupun Islamtetap dijalankan dengan baik. Hal ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, bahwa Warga Binaan berhak melakukan ibadah sesuai agama dan kepercayaannya.

“Bahwa kegiatan kerohanian Nasrani merupakan salah satu instrumen penilaian bagi Warga Binaan untuk dapat diajukan progam dengan adanya kegiatan pembinaan rohani dan penanaman nilai-nilai kebaikan secara berkelanjutan,” tutur Baskoro.

Sementara itu, secara terpisah, Kakanwil Kemenkumham Sulbar, Marasidin mendukung upaya yang dilakukan oleh jajaran Rutan Mamuju.

“Sehingga melalui Pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan dapat memberi dampak terhadap peningkatan kinerja di jajaran Kanwil Kemenkumham Sulbar” tutup salah seorang Kakanwil unit wilayah di bawah kepemimpinan Menkumham, Yasonna itu

Bagikan...

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *