Pendiri Jaringan Nusantara Harap Moeldoko Minta Maaf Ke SBY Dan Jokowi, Terkait Soal KLB Demokrat

- Jurnalis

Senin, 5 April 2021 - 03:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sengkang – Pendiri Jaringan Nusantara, Alam SH, MH berharap kepada Moeldoko untuk adanya sikap itikad bai dan meminta maaf kepada SBY dan Presiden Jokowi dan bisa memberi contoh yang baik atas adanya kemelut dan kisruh yang ditimbulkan kemarin terkait dengan persoalan partai Demokrat

Aam SH.,MH kepada awak media melalui pesar releasnya menyampaikan, Sebelum bulan suci ramadhan atau tepat lebaran secara tulus iklas dan satria sebaiknya Moeldoko meminta maaf pada Jokowi dan SBY.

Karena walau bagaimanapun rakyat indonesia tahu karier Moeldoko bisa cemerlang karena SBY dan JOKOWI. Ini sekaligus Moeldoko memberi contoh kepada generasi muda indonesia betapa pentingnya pendidikan budi pekerti, betapa pentingnya sopan santun, betapa penting nya, adat istiadat, betapa pentingnya meminta maaf kepada orang yang lebih tua terlebih kita harus tahu cara berterima kasih pada orang yg sudah membesarkan kita. Karena itulah watak Ksatria yang sejatinya. Pungkasnya

Saat ini, setelah resmi pemerintah menolak hasil KLB, dengan penuh kesadaran dan keberanian serta tanggung jawab Moeldoko harus berani memberi sangsi moril kepada Jhoni Alen Marbun CS, karena cerita mereka sangat jauh dari fakta hukum yang ada.

Presiden Jokowi ada karena Demokrasi ada di Indonesia. Untuk itu Demi menjaga Demokrasi, sebagai bentuk etika politik dan demi menjaga citra Penerintahan Jokowi-Maruf Amin.

“Sebaiknya Pak Moeldoko Sportif mengundurkan diri Sebagai Ketua Umum Demokrat versi KLB (Demokrat abal2) sekaligus Moeldoko berkewajiban membubarkan Demokrat versi KLB (Demokrat abal-abal) tersebut agar tidak ada penyalagunaan dan tidak menjadi benalu dikemudian hari. Karena demi apapun, mereka yang terlibat dari awal hingga konggres KLB abal2 berlangsung, sudah cacat secara politik, moral dan hukum, sejarah telah mencatatnya”. Tambahnya

Berita Terkait

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan
Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri
Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident
Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov
Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan
Tiga Pelaku Judi Kiu-Kiu Diciduk di Campaloga, Polisi Sita Uang dan Kartu Domino
Masyarakat Nikmati Aktivitas di Malam Minggu, Polisi Mamuju Siaga di Persimpangan Jalan
Kapolres Metro Depok Pimpin Apel Siaga Jelang Aksi Unjuk Rasa
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:32 WIB

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 20:42 WIB

Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri

Selasa, 1 September 2026 - 19:54 WIB

Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WIB

Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov

Selasa, 1 September 2026 - 18:04 WIB

Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan

Berita Terbaru