Keren! Wajo Bakal Manfaatkan Drone untuk Pembangunan Sektor Pertanian

- Jurnalis

Kamis, 19 Agustus 2021 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAJO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo menyambut baik hadirnya teknologi modern. Salah satunya penggunaan pesawat tanpa awak (drone) untuk melakukan penyemprotan, baik penyemprotan pupuk maupun pestisida.

Ini juga sejalan dengan langkah Kementerian Pertanian (Kementan) yang tengah membangun pertanian modern atau smart farming dengan dukungan teknologi dan internet of things (IoT).

Hal itu diungkapkan Bupati Wajo, Amran Mahmud, saat menyaksikan demonstrasi penyemprotan padi sawah menggunakan drone di Dusun Manyili, Desa Pallimae, Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Kamis (19/8/2021).

“Alat ini bisa untuk memudahkan pembangunan pertanian di masa akan datang. Utamanya bagaimana mengelola pertanian untuk lebih modern,” sebut Amran Mahmud.

Apalagi, lanjut Amran Mahmud, pertanian ke depan menuju digitalisasi farming atau pertanian digital. Pertanian yang bisa dikendalikan dengan teknologi, baik lewat gawai maupun aplikasi lainnya.

“Makanya dengan alat bantu ini tentu bisa lebih mengefisienkan waktu, dan sedikit demi sedikit kita berbenah untuk mewujudkan program digitalisasi atau teknologi seperti sekarang ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Amran Mahmud yang didampingi Kepala Cabang BNI Sengkang, Kepala Dinas Pertanian, dan Camat Sabbangparu, berharap pihak ketiga seperti BNI siap membantu melalui kredit usaha rakyat (KUR) dengan bunga rendah.

Dengan begitu, alat ini bisa dimanfaatkan petani-petani milenial yang mau menjadikan pertanian lebih berkualitas, cepat, dan efisien. “Semoga alat ini bisa dikembangkan di daerah kita sehingga kita bisa bersama-sama memajukan pertanian kita di Wajo,” harap Amran Mahmud.

Pada kesempatan itu, Amran Mahmud juga menyampaikan terima kasih atas terlaksananya Sekolah Lapang (SL) yang akan mendidik 3.405 orang mulai 2018-2021 untuk dibekali pengetahuan teknologi pertanian.

Sementara itu, Camat Sabbangparu, Andi Wana, menyampaikan drone sprayer adalah alat yang digunakan untuk melakukan aplikasi pestisida. Ada tiga kegunaan, selain untuk penyemprotan pupuk cair, juga bisa gunakan untuk penumpukan serta alat tabur benih langsung (tabela) dan tabur kiri kanan (takika).

“Drone ini bisa dioperasikan 10 menit untuk satu baterai. Kapasitas tangkinya 15 liter air, dengan jangkauan 50 are. Jadi untuk penyemprotan pupuk dan pestisida di lahan seluas 1 hektare hanya membutuhkan waktu kurang lebih 20 menit,” terangnya. (*)

Berita Terkait

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan
Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri
Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident
Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov
Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan
Tiga Pelaku Judi Kiu-Kiu Diciduk di Campaloga, Polisi Sita Uang dan Kartu Domino
Masyarakat Nikmati Aktivitas di Malam Minggu, Polisi Mamuju Siaga di Persimpangan Jalan
Kapolres Metro Depok Pimpin Apel Siaga Jelang Aksi Unjuk Rasa
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:32 WIB

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 20:42 WIB

Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri

Selasa, 1 September 2026 - 19:54 WIB

Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WIB

Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov

Selasa, 1 September 2026 - 18:04 WIB

Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan

Berita Terbaru