Safaruddin: Diharapkan Sinergitas Pemerintah Pusat dan Daerah, Khususnya Daerah Tertinggal

- Jurnalis

Kamis, 24 Oktober 2019 - 10:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU, RAKYATTA.CO — Kementrian Komunikasi Informatika berganti nahkoda. Saat ini, Johny G. Plate dipercayakan oleh Presiden Jokowi menahkodai kementrian tersebut setelah dilantik di Istana Negara Rabu, 22 Oktober 2019 menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika.

Sejumlah harapan dan perhatian dari pemerintah pusat dinantikan oleh pemerintah daerah untuk lebih memajukan teknologi informasi di era 4.0 saat ini.

“Selamat atas dilantiknya Menkominfo baru Johny G Plate. Kami mengharapkan terciptanya perubahan yang signifikan dari perhatian pemerintah pusat. Seperti sinergitas dengan pemerintah daerah khususnya bagi daerah kategori tertinggal. Hal tersebut juga senada dengan hasil pertemuan para Kepala Dinas Kominfo se-Indonesia di Provinsi Bali beberapa minggu lalu. Mudah-mudahan ini sebagai momen harapan yang baru sebagaimana harapan Presiden Republik Indonesia untuk dapat lebih memperhatikan daerah tertinggal,” harap Safaruddin.

Lebih lanjut disampaikan, Sulbar merupakan Provinsi ke-33 yang masih tergolong muda dan memiliki banyak kekurangan dan kelemahan, sangat wajar jika Sulbar membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah pusat. Itu juga selaras dengan keinginan Presiden RI saat meresmikan proyek jaringan serat optik Palapa Ring dalam sebuah acara di Istana Negara beberapa waktu lalu

Mantan Karo Umum tersebut juga menyampaikan, sejalan dengan program Dinas Kominfo Sulbar yaitu internet masuk desa, kedepan diharapkan tercipta telekomunikasi yang semakin baik dan merata dalam menyediakan akses layanan informasi yang lebih cepat di seluruh pelosok negeri.

“ Kominfo saat ini sangat berbeda dengan sebelumnya, ada berbagai program bantuan yang diberikan untuk pemerintah pusat kepada pemerintah daerah melalui dana dekon, program internet masuk desa, bantuan kendaran operasional , mobile khusus daerah tertinggal yang akan digunakan oleh pemerintah daerah khususnya pemerintah kabupaten nantinya,” sebut Safaruddin.

Lebih lanjut dikemukakan, di era 4.0, harus mampu mengikuti perkembangan dan mengikuti teknologi.

“Tingkatkan SDM, khususnya di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK).Kuasai teknologi, jangan sampai kita dikuasai oleh teknologi, ” tandasnya. (farid)

Berita Terkait

Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur
Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen
Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan
Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran
Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar
Pemprov Sulbar Bentuk Pokja Sekolah Aman dan Nyaman, Cegah Bullying hingga Putus Sekolah
Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen
Satgas MBG dan Dispangda Sulbar Matangkan Kesiapan Program Makan Bergizi Gratis
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:22 WIB

Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:21 WIB

Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:16 WIB

Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:13 WIB

Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:51 WIB

Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar

Berita Terbaru

Advertorial

Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen

Jumat, 5 Jun 2026 - 19:21 WIB