Suarakan 12 Tuntutan, Aliansi Sulbar Bergelar Gelar Aksi Demo

- Jurnalis

Senin, 11 April 2022 - 04:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU — Suarakan 12 Tuntutan, Ratusan Mahasiswa dari berbagai Perguruan tinggi di Mamuju yang tergabung dalam Aliansi Sulbar Bergerak menggelar aksi unjuk rasa, Senin 11 April 2022.

Aksi Massa ini mendapat pengawalan Ketat oleh aparat kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja.

Adapun 12 tuntutan massa aksi :

* Tolak penundaan Pemilu dan amandemen UUD 1945

* Turunkan harga BBM

* Turunkan harga Sembako

* Tolak kenaikan PPN

* Cabut UU IKN

* Cabut UU Ciptakerja dan UU Minerba

* Tolak hutang baru, hapus utang lama

* Stop impor bahan jadi, stop ekspor bahan mentah

* Sahkan RUU masyarakat hukum ada dan RUU kepulauan

* Kawal pengesahan RUU TPKS

* Revisi UU ITE

* Stop kriminalisasi mahasiswa dan masyarakat.

Sakti yang berindak selalu jenderal lapangan menegaskan, wacana penundaan Pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden 3 periode bukan isu utama kami, karena hal tersebut inkonstitusional dan harga mati dan tidak boleh.

“Itu menghianati perjuangan reformasi dan bentuk penghianatan  terhadap rakyat,”Ujarnya.

Lanjut dikatakan, dengan membawa 12 tuntutan rakyat, yang saat ini menjadi derita rakyat.

“Harga BBM melambung dipaksa mengkonsumsi minyak mahal, belum lagi minyak goreng selain harga tinggi juga mahal,” kata Sakti.

Sementara itu, Irfan dalam orasinya menyampaikan jika hari ini kondisi bangsa tidak sedang baik-baik saja. Utang semakin membengkak dan kebutuhan pokok rakyat semakin mahal dan sulit, serta lahirnya regulasi yang cacat prosedural serta memihak pada kepentingan pemodal asing.

“Pengesahan undang-undang Ciptakerja, undang-undang Minerba, undang-undang IKN dilakukan dengan cacat prosedural. Selain tergesa-gesa juga tidak mengakomodir suara rakyat. Bahkan UU ini lahir berpihak pada investor asing,” kata Irfan.

Sambung kata Awal, menyampaikan, persoalan kelangkaan dan mahalnya minyak goreng itu melukai hati rakyat, dicabutnya Permendag yang mengatur harga eceran tertinggi justeru itu membuat kondisi tidak stabil akan membuat pemodal memainkan harga. Belum lagi minyak sawit mentah kita yang produksinya tidak dikhususkan untuk produksi rumah tangga padahal kebun-kebun terhampar luas Indonesia dengan berbagai konfliknya.

“Negara harus hadir sebagai solusi, melindungi rakyatnya dan mensejahterakan,”Pungkasnya.(*)

Berita Terkait

MUKERWIL I BPW KKSS SULBAR 2026: Perkuat Sinergi Warga KKSS Menuju Sulawesi Barat yang Maju dan Sejahtera
Putusan Mahkamah Partai Belum Final, Rudi Tempuh Gugatan ke PN Jakarta Pusat
Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai
Wakil Ketua DPRD Majene Apresiasi Keberhasilan Program MBG, Dinilai Berdampak Positif bagi Masyarakat
Polresta Mamuju Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026
Satreskrim Polresta Mamuju Tangkap Dua Terduga Pelaku Kasus Pengeroyokan Aktivis Vendetta
Pastikan Karhutla Tidak Meluas, Tim Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli di Bukit Lambagu
Antisipasi Kebakaran Susulan, Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli ke Lokasi Karhutla
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:49 WIB

MUKERWIL I BPW KKSS SULBAR 2026: Perkuat Sinergi Warga KKSS Menuju Sulawesi Barat yang Maju dan Sejahtera

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:55 WIB

Putusan Mahkamah Partai Belum Final, Rudi Tempuh Gugatan ke PN Jakarta Pusat

Senin, 8 Juni 2026 - 13:42 WIB

Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai

Senin, 1 Juni 2026 - 13:31 WIB

Wakil Ketua DPRD Majene Apresiasi Keberhasilan Program MBG, Dinilai Berdampak Positif bagi Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Polresta Mamuju Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Berita Terbaru

Hallo Polisi

Kapolres Mamasa Ajak Warga Jaga Kamtibmas Jelang Piala Dunia

Kamis, 11 Jun 2026 - 21:42 WIB