Galakkan Penanganan Masalah 4+1, Polman Jadi Sasaran Sekretariat DPRD Sulbar

- Jurnalis

Jumat, 3 November 2023 - 05:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polman – Sekretariat DPRD (Sekwan) Sulbar terus menggalakkan program penanganan masalah 4+1, yakni stunting, kemiskinan ekstrem, anak tidak sekolah, perkawinan anak dan pengendalian inflasi.

Kali ini, Sekwan DPRD Sulbar menyasar dua kecamatan, yakni Kecamatan Mapilli dan Kecamatan Limboro. Sebanyak 14 paket sembako disiapkan, muali dari 14 rak telur dan 14 karung beras 5 kilo gram bagi penderita stunting .

Dari hasil pantauan di lapangan, saat ini sejumlah perubahan ke arah yang lebih baik mulai dirasakan bagi penderita stunting di wilayah itu.

Sekretaris DPRD Sulbar, Abd Wahab Hasan Sulur berharap, seluruh ASN, khususnya di lingkup sekretariat DPRD Sulbar konsisten melakukan intervensi terhadap penanganan masalah 4+1.

“Dengan konsisten, kita pasti bisa menangani masalah 4+1 ini kedepannya. Saya harapkan, peran seluruh pihak dalam penanganan masalah ini,” kata Abd Wahab, Jumat, 3 November 2023.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Napo, Basri mengungkapkan , pihaknya mendukung keberlanjutan program itu. Menurutnya, dengan program itu dapat menekan stunting. “Melalui program ini, kita bisa atasi anak stunting dan tidak melahirkan anak stunting baru,” ujarnya.

Kasubag Analisis Hukum Ahli Muda, Abd Rauf menjelaskan, intervensi Desa Napo ini dalam rangka memberikan edukasi terkait penangan 4+1 Sulbar. Selain stunting, pihaknya juga memberikan edukasi terkait dampak pernikahan usia dini serta memberikan pendampingan kepada pasangan muda agar tidak melahirkan bayi stunting.

“Karena dengan nikah muda itu akan berdampak bagi kesehatan ibu dan anak baik fisik maupun secara psikis, namun karena ini sudah terlanjur terjadi, kami harapkan kepada keluarga ini agar menunda kelahirannya karena ini berisiko dari sisi kesehatan apalagi kalau belum siap untuk hamil, ini bisa mengakibatkan calon bayi nantinya lahir dengan tidak sehat atau stunting,” ucap Rauf.

Berita Terkait

Dua Versi Dugaan Kekerasan Tahanan, Lapas Polewali Buka Suara
Kelompok Tani Bukit Arra Mammesa Perkuat Kelembagaan Dukung Swasembada Pangan
Pansel Umumkan Tiga Besar Kandidat JPT Pratama Pemkab Polman 2026
IJS DPW Polewali Mandar Resmi Serahkan Surat Permohonan Penerbitan SKK
Kebakaran Rumah di Polman, Lansia 82 Tahun Alami Luka Bakar
Nelayan Pambusuang Ditemukan Meninggal Usai Memancing di Laut
Lansia Tewas dalam Kebakaran Rumah di Tapango, Kerugian Capai Rp50 Juta
Babinsa Bergerak Cepat Bantu Penanganan Korban Kebakaran di Tapango Barat
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:33 WIB

Dua Versi Dugaan Kekerasan Tahanan, Lapas Polewali Buka Suara

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:39 WIB

Kelompok Tani Bukit Arra Mammesa Perkuat Kelembagaan Dukung Swasembada Pangan

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:12 WIB

Pansel Umumkan Tiga Besar Kandidat JPT Pratama Pemkab Polman 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 14:54 WIB

IJS DPW Polewali Mandar Resmi Serahkan Surat Permohonan Penerbitan SKK

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:50 WIB

Kebakaran Rumah di Polman, Lansia 82 Tahun Alami Luka Bakar

Berita Terbaru

Aco Hatta kainang ,SH Direktur LOHPU (lembaga opini hukum publik )

Sorot

LOHPU Ingatkan Ancaman Krisis Fiskal Daerah

Kamis, 25 Jun 2026 - 19:20 WIB