Pemprov Sulbar Garap Dua Hektar Lahan Jadi Sentra Pembibitan Komoditi Pangan

- Jurnalis

Jumat, 21 Juni 2024 - 03:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU  –Masalah utama pengembangan pertanian peternakan dan perikanan di Indonesia ada pada level hulu, yakni ketersediaan pembibitan.

Olehnya PJ Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Sekprov Sulbar Muhammad Idris mengeksekusi lahan seluas dua hektar untuk dipersiapkan menjadi sentra pembibitan.

“Level hulu adalah bibit dan itu rupanya masalah Indonesia juga hari ini. Indonesia menghabiskan uang 19 triliun setahun untuk beli bibit ke luar negeri minimal 19 triliun warga kita beli ke Thailand, Malaysia, sekarang banyak produksi Philippine Taiwan. Taiwan itu produsen luar biasa sekarang karena mereka riset and developmentnya besar bahkan negara-negara seperti Israel itu teknologinya luar biasa,” ucap Bahtiar setelah melakukan Penanaman di Sese, Simboro. Kamis (20/06/2024)

Untuk itu ia berharap dengan ketersediaan lahan Sulbar dapat mengatasi persoalan hulu untuk pengembangan komoditi pertanian. Salah satunya pembibitan yang akan dikembangkan adalah bibit pisang, Sukun, dan komoditi lainnya.

“Terima kasih atas kerja keras Sekda langsung mengeksekusi, memperbaiki akses. Kedua kalinya saya kesini dan hari ini kita tanam Sukun. mengecek progress ternyata luar biasa melampaui harapan saya Pak,” kata Bahtiar.

Selanjutnya, otucome dari sentra pembibitan ini diharapkan sampai pada sertifikasi agar dapat diperjualbelikan melalui e katalog.

Sekprov Sulbar Muhammad Idris mengatakan, sengaja mempercepat kesiapan lahan agar program yang menjadi prioritas PJ Gubernur dapat segera terealisasi dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Seperti arahan dan juga petunjuk Bapak insya Allah kita tadi berbicara dengan kepala OPD untuk mempercepat lokasi ini menjadi lokasi pembibitan. Nah di sore hari kita juga menanam sukun sebagai tradisi baru kita untuk tiada hari tanpa menanam dan kedua ini sebagai bagian dari usaha kita untuk memperingati hari lingkungan hidup sedunia,” kata Muhammad Idris. (Rls)

Berita Terkait

Program Sulbar Digital, Internet Gratis Akhiri Tradisi Warga Desa Losso Berburu Sinyal ke Gunung
Junda Maulana Launching GARATTA TBC, Dorong Kolaborasi Lawan Tuberkulosis di Sulbar
Pengadaan 10 Paket Strategis Sulbar Dikawal Ketat Sejak Tahap Awal
Sekda Sulbar Dukung Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat
Satu Data Sulbar Diperkuat, Pemprov Integrasikan Data Desa hingga Provinsi
Raker Pimpinan Sulbar Evaluasi PSN, SDK Soroti Masalah Data dan Koordinasi
Pemprov Sulbar Gelar Dzikir Bersama Sambut 1448 H, Gubernur Suhardi Duka: Ini Ikhtiar Memohon Keberkahan dan Rezeki
BPBD Sulbar Evaluasi Kinerja Triwulan II 2026, Perkuat Program Penanggulangan Bencana
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 08:17 WIB

Program Sulbar Digital, Internet Gratis Akhiri Tradisi Warga Desa Losso Berburu Sinyal ke Gunung

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:43 WIB

Junda Maulana Launching GARATTA TBC, Dorong Kolaborasi Lawan Tuberkulosis di Sulbar

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:06 WIB

Pengadaan 10 Paket Strategis Sulbar Dikawal Ketat Sejak Tahap Awal

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:04 WIB

Sekda Sulbar Dukung Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:01 WIB

Satu Data Sulbar Diperkuat, Pemprov Integrasikan Data Desa hingga Provinsi

Berita Terbaru