Banjir Melanda Polewali Mandar, Pj Bupati Muhammad Hamzih Turun Langsung ke Lokasi

- Jurnalis

Rabu, 29 Januari 2025 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polewali Mandar – Hujan deras yang mengguyur wilayah Polewali Mandar pada Selasa malam, 28 Januari 2025, menyebabkan banjir di beberapa titik, termasuk Kecamatan Binuang dan Kecamatan Polewali. Sejumlah wilayah mengalami genangan air yang berdampak pada pemukiman warga.

Menyikapi kondisi tersebut, Penjabat (Pj) Bupati Polewali Mandar, Muhammad Hamzih, bersama Pj Sekda Hamdani Hamdi, turun langsung ke lokasi terdampak. Keduanya didampingi oleh relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) dari Dinas Sosial Polewali Mandar untuk melakukan asesmen dan menyalurkan bantuan darurat kepada warga yang terdampak.

Tagana, sebagai relawan sosial yang aktif dalam penanggulangan bencana, berperan penting dalam memberikan informasi kepada masyarakat terkait mitigasi bencana. Mereka juga membantu warga dalam membangun rumah tangga yang lebih tangguh terhadap gempa, menyimpan persediaan darurat, serta mengikuti prosedur evakuasi yang tepat. Selain itu, Tagana juga rutin melakukan kampanye keselamatan dan mitigasi bencana guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.

Kepala Dinas Sosial Polewali Mandar, H. Azwar Jasin, S.Sos., M.Si., mengungkapkan bahwa tim Tagana telah berada di lokasi sejak pukul 07.00 WITA untuk mendampingi Pj Bupati dalam proses asesmen.

“Hari ini juga kita akan menyalurkan bantuan darurat kepada korban banjir. Alhamdulillah, setiap kali terjadi bencana, Tagana selalu bergerak cepat untuk membantu masyarakat. Adapun korban terdampak di antaranya satu keluarga dengan empat jiwa di Dusun Sauran, Desa Amola, Kecamatan Binuang. Mereka mengalami kerusakan rumah dengan kategori rusak ringan. Kami akan menyerahkan bantuan berupa terpal dan bahan makanan kepada mereka,” ujar Azwar Jasin.

Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat menyebabkan bencana susulan. Koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan guna memastikan keselamatan serta pemulihan bagi warga terdampak.

Berita Terkait

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon
Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal
Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat
Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api
Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan
Enam Karung Kakao Hilang, URC dan Sat Intelkam Polres Polman Olah TKP di Kuajang
Panen Raya di Wonomulyo, Dandim Polman Dorong Produksi Padi Terus Ditingkatkan
Damkar Terguling di Tumpiling, Tujuh Orang Luka
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal

Senin, 14 September 2026 - 20:02 WIB

Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat

Minggu, 13 September 2026 - 23:19 WIB

Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:35 WIB

Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan

Berita Terbaru