Kondisi Memprihatinkan Nurhayati, Keluarga Layak Terima Bantuan Bedah Rumah

- Jurnalis

Sabtu, 1 Februari 2025 - 23:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLMAN — Nurhayati, seorang ibu dari empat anak dan seorang cucu, tinggal di sebuah gubuk kecil berukuran 3×4 meter di Desa Luyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Rumah yang beratapkan tarpal dan tempat tidur terbuat dari bambu itu menjadi tempat tinggalnya bersama keluarganya yang harus berjuang keras untuk bertahan hidup. Meskipun hidup dalam keterbatasan, Nurhayati berusaha menjalani kehidupan sehari-hari dengan berdagang mie untuk memenuhi kebutuhan pokok.

Kehidupan keluarga ini semakin berat setelah suaminya merantau ke Kalimantan untuk mencari nafkah demi istri dan anak-anaknya. Dalam keadaan serba kekurangan, Nurhayati sempat tinggal di rumah tetangga karena kondisi rumahnya yang sudah sangat memprihatinkan. Namun, harapan bagi keluarga ini muncul setelah kedatangan Ketua DPRD Polman, Fahry Fadly.

Fahry mengungkapkan rasa prihatin dan keprihatinannya atas kondisi rumah Nurhayati. Ia menilai bahwa keluarga ini sangat layak mendapatkan bantuan untuk membangun rumah yang layak huni. “Saya hadir bersama pemerintah desa dan staf Dinas Tarkim Polman untuk melihat langsung kondisi rumah Nurhayati. Memang sangat memprihatinkan, dan Insya Allah akan segera dibangunkan rumah,” ungkap Fahry saat berbincang dengan wartawan.

Setelah berbicara dengan Nurhayati, Fahry segera menghubungi Kepala Dinas Tarkim Polman, meminta agar bantuan bedah rumah segera diturunkan. “Kami bersama pemerintah daerah Polman akan membantu mendirikan rumah layak huni. Senin (3/2/2025), Kadis Tarkim juga akan turun untuk melihat langsung kondisi rumah ini. Kami berupaya agar rumah ini bisa dibangun pada bulan Februari ini,” tambah Fahry dengan harapan besar.

Kepala Desa Luyo, Roi, juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Ketua DPRD Polman dan pemerintah daerah. “Kami mengapresiasi langkah yang diambil oleh Ketua DPRD Polman dan pemerintah daerah Polman. Semoga bantuan ini bisa memberikan manfaat bagi warga kami,” ucap Roi.

Nurhayati, dengan mata berkaca-kaca, mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Terimakasih banyak Pak Fahry atas kunjungannya dan kepeduliannya kepada kami. Kami sangat bersyukur atas bantuan yang akan diberikan,” kata Nurhayati sambil meneteskan air mata, merasa sangat terharu dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah.

Dengan adanya bantuan yang segera diberikan, keluarga Nurhayati berharap kehidupan mereka akan berubah menjadi lebih baik. Masyarakat Desa Luyo juga mengharapkan agar lebih banyak perhatian dan bantuan dari pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan warga yang hidup dalam kondisi serba kekurangan.

Berita Terkait

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon
Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal
Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat
Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api
Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan
Enam Karung Kakao Hilang, URC dan Sat Intelkam Polres Polman Olah TKP di Kuajang
Panen Raya di Wonomulyo, Dandim Polman Dorong Produksi Padi Terus Ditingkatkan
Damkar Terguling di Tumpiling, Tujuh Orang Luka
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal

Senin, 14 September 2026 - 20:02 WIB

Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat

Minggu, 13 September 2026 - 23:19 WIB

Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:35 WIB

Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan

Berita Terbaru