AMSI-TTS Kembali Demo Bupati Mamasa, Tuntut Jalan Poros Tabone-Nosu-Pana Jadi Status Jalan Nasional

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2020 - 02:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMASA, RAKYATTA.CO — Ratusan Mahasiswa yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Sipil Tandalangngan Tandasau’ Menggugat (AMSI-TTS Menggugat) kembali turun jalan menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Bupati Mamasa pada Senin, 9 Maret 2020.

Aksi demonstrasi tersebut dikomandoi, Risal Landolalan yang datang karena dilatarbelakangi kekecewaan Mahasiswa atas lambatnya penuntasan jalan poros Tabone-Nosu-Pana (TNP) dikarenakan Pemda dianggap tidak menunjukkan keseriusan dalam penanganannya.

Oleh karena itu, dalam pernyataan sikap dari “AMSI-TTS Menggugat”, Risal Landolalan dan kawan-kawan mengganjar Pemda Mamasa dengan “Kartu Kuning” sebagai aksi protes terhadap ketidak seriusan Pemda Mamasa dalam menangani masalah infrastruktur jalan diwilayah Tandalangngan Tandasau.

“Kami Mendesak dan menuntut Pemda Mamasa untuk membentuk Tim Khusus (Timsus) pengurusan peningkatan status jalan poros TNP dari Jalan Strategis Provinsi menjadi Jalan Nasional, sesuai UU Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan dan PP Nomor 34 Tahun 2006 tentang Jalan,” sebut Risal Landolalan

Pihaknya juga Mendesak dan menuntut Pemda Mamasa untuk membentuk Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) bidang jalan tingkat Kabupaten dijalan poros TNP sesuai dengan Permendagri Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pedoman Pembentukan dan Klasifikasi Cabang Dinas dan UPTD, dan SE Mendagri Nomor 061/4338/OTDA tertanggal 12 Juni 2017 perihal Pedoman Konsultasi Pembentukan Cabang Dinas dan UPTD.

“Mendesak Pemda Mamasa untuk menuntaskan Jalan poros Pana-Ulusalu-Tabang, Jalan Kelurahan Pana dan jalan Nosu-Masewe sesuai dengan janji kampanye Bupati Mamasa periode 2018-2023,” lanjut Risal Landolalan

Pihaknya mengancam, Jika tuntutan tersebut tidak dapat dipenuhi oleh Pemda Mamasa maka Masyarakan Tandalangngan Tandasau siap memisahkan diri dari Kabupaten Mamasa.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Mamasa, Ramlan Badawi yang langsung menemui massa demonstran menjelaskan bahwa pihaknya telah berupaya untuk menyelesaikan tuntutan masyarakat itu.

“Kami dari Pemda Mamasa sudah berupaya untuk status jalan tersebut dari jalan strategis menjadi full jalan provinsi, lalu nanti kemudian menjadi jalan nasional. Tentu hal ini harus melalui prosedur, tak bisa langsung terjadi, tapi kami dari Pemda Mamasa sudah melakukan itu,” tegas ramlan (Rio/iqb)

Berita Terkait

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan
Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri
Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident
Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov
Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan
Tiga Pelaku Judi Kiu-Kiu Diciduk di Campaloga, Polisi Sita Uang dan Kartu Domino
Masyarakat Nikmati Aktivitas di Malam Minggu, Polisi Mamuju Siaga di Persimpangan Jalan
Kapolres Metro Depok Pimpin Apel Siaga Jelang Aksi Unjuk Rasa
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:32 WIB

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 20:42 WIB

Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri

Selasa, 1 September 2026 - 19:54 WIB

Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WIB

Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov

Selasa, 1 September 2026 - 18:04 WIB

Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan

Berita Terbaru