Mamasa, – Komitmen Kabupaten Mamasa dalam mendukung ketahanan pangan nasional kembali dibuktikan lewat keikutsertaan Bupati Mamasa Welem Sambolangi bersama jajaran Forkopimda dalam kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II se-Indonesia yang dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara daring dari Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.
Kegiatan ini dilaksanakan serempak di seluruh Indonesia, dan untuk Kabupaten Mamasa, kegiatan panen dilangsungkan di lahan perkebunan jagung Desa Sepakuan, Kecamatan Balla. Suasana kebersamaan dan semangat gotong royong terasa kental saat jajaran pemerintah dan masyarakat petani hadir mengikuti agenda nasional yang disponsori oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
Dalam sambutannya di lokasi, Bupati Welem menekankan pentingnya konsistensi dalam bertani, khususnya dalam mengembangkan jagung sebagai komoditas strategis.
“Kalau tanam jagung, ya harus ditekuni. Jangan karena harga turun lalu pindah ke kakao, turun lagi, pindah ke nilam. Akhirnya tidak ada hasil yang maksimal karena tidak konsisten,” tegas Bupati.
“Kita harus bisa menjaga produksi tetap stabil agar harapan bangsa untuk swasembada pangan bisa terwujud,” lanjutnya memberi semangat kepada para petani.
Sementara itu, Presiden Prabowo dalam arahannya mengingatkan seluruh elemen bangsa untuk tidak terpecah belah dan terus bekerja keras membangun kemandirian pangan.
“Kemerdekaan yang sejati adalah saat kita bisa swasembada pangan. Tanpa itu, kita belum benar-benar merdeka,” tegas Presiden Prabowo.
Ia optimis bahwa Indonesia bukan hanya akan mencapai swasembada, tetapi juga bertransformasi menjadi lumbung pangan dunia.
Kegiatan panen raya ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa Mamasa, dengan kerja sama lintas sektor dan semangat para petani, siap menjadi garda terdepan dalam mendukung misi besar Indonesia menuju kedaulatan pangan nasional.










