Gempa Guncang Poso dan Malunda, BPBD Sulbar Pastikan Situasi Terkendali

- Jurnalis

Jumat, 25 Juli 2025 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik pasca dua peristiwa gempabumi yang terjadi di Poso, Sulawesi Tengah, dan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

Gempa pertama terjadi pada Kamis malam, 25 Juli 2025 pukul 21.06 WITA di Poso dengan magnitudo 6,0 dan kedalaman 10 kilometer. Sementara gempa kedua mengguncang wilayah Kecamatan Malunda, Majene, pada Jumat pagi, 26 Juli 2025 sekitar pukul 08.38 WITA dengan kekuatan 3,4 magnitudo dan kedalaman 3 kilometer.

Sesuai dengan arahan dari Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, BPBD memastikan akan terus melakukan pemantauan dan memberikan informasi resmi demi menjaga ketenangan dan keselamatan masyarakat.

Plt. Kepala Pelaksana BPBD Sulbar, M. Yasir Fattah, mengatakan gempa di Poso cukup terasa di Mamuju dan sempat membuat masyarakat panik.

“Atas kepanikan itu, kami dari BPBD langsung turun ke titik-titik kritis seperti Rumah Sakit Regional dan RS Mitra Manakarra untuk memastikan situasi aman,” ujarnya, Jumat (26/7).

Dia menegaskan, masyarakat tidak perlu panik sebab episentrum gempa cukup jauh dari wilayah Sulawesi Barat, terutama untuk gempa di Poso. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana.

“Untuk yang di Poso itu karena sesar Poso bergeser sehingga terjadi gempa. Sedangkan gempa di Malunda terjadi akibat aktivitas sesar Saddang. Jadi dua kejadian ini berasal dari sumber yang berbeda,” jelasnya.

Ia mengimbau masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Semua informasi resmi terkait bencana sebaiknya merujuk pada Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) atau BPBD.

“Tidak ada satu pun alat di dunia ini yang bisa memprediksi kapan gempa akan terjadi. Tapi setelah gempa, dalam waktu 3 atau 5 menit kami bisa mengetahui lokasinya di seluruh Indonesia,” tambah Yasir.

Sebagai langkah mitigasi, BPBD Sulbar juga mengingatkan masyarakat untuk menjauhi gedung-gedung tinggi, kaca, dan bangunan miring saat terjadi guncangan. Jika berada di dalam rumah, masyarakat diimbau berlindung di bawah meja kokoh atau di samping lemari sambil melindungi kepala.

Berita Terkait

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat
Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah
PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan
Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda
Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:24 WIB

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:02 WIB

PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Berita Terbaru

Mamuju Tengah

Salogatta Fun Run 2026 Meriah! 150 Peserta Taklukkan Rute 7 Kilometer

Minggu, 25 Okt 2026 - 10:52 WIB