Tragedi di Balik Renovasi Masjid! Dua Warga Tewas Tertimpa Reruntuhan di Polman

- Jurnalis

Sabtu, 26 Juli 2025 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLMAN – Niat gotong royong untuk membongkar bangunan lama Masjid di Desa Sumarrang, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, berakhir tragis. Dua warga, Ahmad (41) dan Assel (65), meninggal dunia setelah tertimpa reruntuhan bangunan masjid pada Sabtu pagi (26/7/2025) sekitar pukul 10.30 WITA.

Peristiwa memilukan itu terjadi saat masyarakat secara swadaya tengah membongkar masjid lama di Dusun Rondongan untuk keperluan renovasi. Korban diketahui sedang berada di samping bangunan yang hendak diruntuhkan, sembari bercanda dengan warga lainnya. Dalam suasana santai tersebut, salah satu korban bahkan sempat berkata, “Indangi na ra’da mai, mua ra’da mai ii, na utahang ii (Tidak akan jatuh ke sini, saya tahan reruntuhannya),” beberapa menit sebelum musibah terjadi.

Namun tak disangka, bangunan tua masjid justru roboh ke arah dalam dan menghantam mimbar yang masih berdiri. Runtuhan mimbar itulah yang menimpa kedua korban dan menyebabkan mereka meninggal di tempat.

Kapolsek Campalagian, Iptu Saipud, menjelaskan bahwa tim gabungan dari Polsek dan Kaur Identifikasi Satreskrim Polres Polman, dipimpin Aiptu Mayung Arifin, langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Ini merupakan kecelakaan kerja yang sangat memprihatinkan. Kami telah mengamankan lokasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya.

Jenazah korban kemudian dievakuasi oleh warga ke rumah duka. Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi, dan menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah. Penolakan tersebut disertai tanda tangan dan disahkan oleh Kepala Desa Sumarrang, Sudirman, S.St.

Pihak kepolisian turut mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan standar keselamatan saat melakukan pembongkaran atau pekerjaan konstruksi, guna menghindari kejadian serupa di masa mendatang.

Penulis : Aco Mappinawang

Berita Terkait

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon
Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal
Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat
Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api
Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan
Enam Karung Kakao Hilang, URC dan Sat Intelkam Polres Polman Olah TKP di Kuajang
Panen Raya di Wonomulyo, Dandim Polman Dorong Produksi Padi Terus Ditingkatkan
Damkar Terguling di Tumpiling, Tujuh Orang Luka
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal

Senin, 14 September 2026 - 20:02 WIB

Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat

Minggu, 13 September 2026 - 23:19 WIB

Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:35 WIB

Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan

Berita Terbaru

Mamuju Tengah

Salogatta Fun Run 2026 Meriah! 150 Peserta Taklukkan Rute 7 Kilometer

Minggu, 25 Okt 2026 - 10:52 WIB