Gubernur Sulbar Resmikan Prasasti GTM Bukit Zaitun, Janjikan Ambulans untuk Jemaat

- Jurnalis

Minggu, 24 Agustus 2025 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, meresmikan prasasti pembangunan Gereja Toraja Mamasa (GTM) Jemaat Bukit Zaitun yang berlokasi di Jalan Sultan Hasanuddin, Mamuju, pada Minggu (24/8/2025). Kehadiran orang nomor satu di Sulbar itu disambut hangat oleh jemaat yang tengah melaksanakan ibadah.

GTM Bukit Zaitun tercatat sebagai gereja Toraja-Mamasa pertama di Mamuju. Gereja ini sebelumnya sempat rubuh akibat gempa bumi berkekuatan M 6,2 yang melanda Mamuju pada Januari 2021 silam.

Dalam sambutannya, Suhardi menegaskan kehadirannya bukan hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga memberikan apresiasi atas peran penting GTM Bukit Zaitun dalam membina kehidupan beragama di Mamuju.

“Jemaat di sini banyak berjasa untuk Mamuju. Guru-guru SPG yang jadi jemaat GTM-lah yang melahirkan banyak orang sukses. Bahkan, ada dua pendeta di sini yang dulunya murid saya,” ungkap Suhardi disambut tepuk tangan jemaat.

Aspirasi Jemaat: Gereja Penuh, Perluasan Terkendala Hutan Lindung

Ketua Majelis GTM Bukit Zaitun, Yakub F. Solon, menyampaikan aspirasi jemaat terkait keterbatasan daya tampung gereja. Dengan jumlah jemaat mencapai 800 orang lebih, pihak gereja sudah membeli lahan untuk perluasan, namun terkendala status tanah yang masuk kawasan hutan lindung.

“Kami sudah beli tanah, tapi ternyata statusnya hutan lindung meski posisinya di pinggir jalan,” ujar Yakub.

Menanggapi hal itu, Gubernur Sulbar menilai perlunya perbaikan tata ruang di Sulbar yang masih tumpang tindih dengan kawasan hutan lindung.

“Saya akan upayakan perbaikan tata ruang di Sulbar agar jelas dan adil. Karena memang tata kelola kehutanan di Indonesia ini masih kacau balau,” tegasnya.

Janji Ambulans untuk Jemaat GTM

Selain meresmikan prasasti, Gubernur juga memberikan perhatian khusus terhadap kebutuhan jemaat. Ia berjanji akan memberikan satu unit ambulans untuk GTM Bukit Zaitun pada tahun 2026 mendatang.

“Karena ambulans penting bagi gereja. Jangan sampai ada jemaat yang kesulitan saat darurat medis. Kalau punya ambulans sendiri, tentu lebih baik,” jelas Suhardi.

Ia pun meminta Ketua Majelis GTM, Yakub F. Solon, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas PMD Sulbar, untuk menindaklanjuti bantuan tersebut ke Biro Pemkesra.

Janji itu langsung disambut tepuk tangan meriah dari jemaat GTM Bukit Zaitun, menandai momen penuh sukacita bagi umat Kristen di Mamuju.

Berita Terkait

Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai
Ridwan Djafar: Momentum Piala Dunia 2026 Jadi Stimulus Ekonomi Lokal
Sulbar Masuk 10 Besar Nasional, Capaian Epdeskel Lampaui Rata-rata Indonesia
Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang
Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur
Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen
Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan
Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:33 WIB

Ridwan Djafar: Momentum Piala Dunia 2026 Jadi Stimulus Ekonomi Lokal

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:28 WIB

Sulbar Masuk 10 Besar Nasional, Capaian Epdeskel Lampaui Rata-rata Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:54 WIB

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:22 WIB

Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:21 WIB

Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen

Berita Terbaru

Hallo Polisi

Divisi Hukum Polri Asistensi Sisdivkum dan JDIH di Polresta Mamuju

Senin, 8 Jun 2026 - 15:45 WIB