Mamuju – Gedung Gabungan Dinas (Gadis) Sulawesi Barat kembali menjadi sorotan usai ditemukan kerusakan serius pada plafon akibat rembesan air dari lantai atas. Menyikapi hal itu, Dinas Koperasi dan UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Sulbar turun langsung mendampingi tim supervisi Dinas PUPR Sulbar untuk melakukan pemeriksaan, Kamis (28/8/2025).
Iklan Bersponsor Google
Gedung yang berfungsi sebagai pusat pelayanan empat instansi vital ini menampung Dinas P3AP2KB di lantai 1, Dinas Dikbud di lantai 2, Dinas Koperindag di lantai 3, dan Bidang e-Gov Dinas Kominfopers di lantai 4. Kondisi kebocoran dinilai membahayakan keselamatan pegawai maupun masyarakat yang beraktivitas di dalamnya.
Kepala Dinas Koperindag Sulbar, Masriadi Nadi Atjo, menegaskan pentingnya percepatan perbaikan.
“Gedung ini adalah rumah bagi empat dinas. Kebocoran jika dibiarkan bukan hanya merusak plafon, tapi bisa mengancam struktur bangunan. Kami merasa bertanggung jawab untuk mengawal agar perbaikan segera dilakukan. Syukurlah respons Pemprov Sulbar sangat cepat,” ujarnya.
Tim supervisi PUPR Sulbar yang dipimpin Adi Wijaya menemukan indikasi kebocoran serius pada atap kubah lantai 5, yang dampaknya merembet hingga ke lantai bawah. Rekomendasi renovasi pun segera disampaikan sebagai langkah mendesak untuk mencegah kerusakan lebih parah.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari telaahan staf yang telah disampaikan kepada Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK). Pemerintah provinsi berkomitmen mempercepat proses renovasi demi menjamin kenyamanan kerja aparatur serta pelayanan publik yang lebih aman dan optimal.
“Dinas Koperindag akan terus mengawal hingga tuntas. Perbaikan ini krusial untuk memastikan roda pemerintahan berjalan lancar, sesuai visi gubernur dalam menciptakan pemerintahan yang responsif dan berdaya,” tegas Masriadi.
Dengan percepatan renovasi ini, diharapkan Gedung Gadis dapat kembali menjadi pusat pelayanan pemerintahan yang representatif dan bebas dari ancaman kebocoran.
Iklan Google AdSense