TRC BPBD Polman Gerak Cepat! Turun ke Lapangan Lakukan Asesmen Pascabencana di Polewali

- Jurnalis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 18:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLEWALI — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) bergerak cepat menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan asesmen di sejumlah titik terdampak bencana, pasca cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kecamatan Polewali pada Senin (13/10/2025) sekitar pukul 17.30 WITA.

Plt. Kalaksa BPBD Polman, Faisal Katohidar atau yang akrab disapa Ical, langsung memerintahkan tim TRC untuk turun ke lapangan setelah menerima laporan dari masyarakat terkait kejadian angin kencang dan pohon tumbang yang menyebabkan sejumlah kerusakan.

“Hari ini kami fokus melakukan asesmen cepat untuk memastikan dampak dan kebutuhan warga terdampak bencana. Ini langkah awal agar bantuan bisa segera disalurkan,” ujar Ical.

Dari hasil asesmen awal, beberapa titik mengalami kerusakan akibat bencana tersebut. Di Kelurahan Polewali, satu kios milik Rusman mengalami rusak sedang tertimpa pohon tumbang. Sementara di Kelurahan Lantora, pohon tumbang menutup akses jalan utama warga.
Di Dusun Kapejang, Pulau Battoa, rumah milik Hamid mengalami rusak ringan, dan di Dusun Mammi, Desa Mammi, Kecamatan Binuang, rumah milik Dorce (54) mengalami kerusakan di bagian atap akibat terpaan angin kencang.

Anggota TRC BPBD Polman, Muslimin, mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana serupa di musim pancaroba ini.
“Kami mengimbau warga yang tinggal di area terbuka atau di pinggiran sawah agar memperhatikan kekuatan konstruksi atap rumah, dan segera melapor jika terjadi bencana,” tegasnya.

Ia juga menambahkan, BPBD selalu siap siaga sesuai motto lembaga tersebut: “Tanggap, Tanggkas, Tangguh.”

Hasil asesmen yang dilakukan TRC akan menjadi dasar bagi Pemerintah Daerah untuk menyalurkan bantuan tali asih sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Polewali Mandar.

Berita Terkait

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon
Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal
Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat
Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api
Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan
Enam Karung Kakao Hilang, URC dan Sat Intelkam Polres Polman Olah TKP di Kuajang
Panen Raya di Wonomulyo, Dandim Polman Dorong Produksi Padi Terus Ditingkatkan
Damkar Terguling di Tumpiling, Tujuh Orang Luka
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal

Senin, 14 September 2026 - 20:02 WIB

Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat

Minggu, 13 September 2026 - 23:19 WIB

Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:35 WIB

Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan

Berita Terbaru