Petani Bangkit! Kadis Pertanian Polman Kukuhkan Kelompok Tani Limbong Batu Demi Wujudkan Pertanian Modern di Anreapi

- Jurnalis

Senin, 20 Oktober 2025 - 23:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLMAN — Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar melalui Dinas Pertanian dan Pangan terus mendorong penguatan sektor pertanian berbasis kelembagaan. Hal itu dibuktikan dengan kehadiran langsung Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Polman, Andi Afandi Rahman, S.T., M.Si., dalam Pertemuan Pengukuhan Kelompok Tani Limbong Batu yang digelar di Dusun Balla, Desa Pappandangan, Kecamatan Anreapi, Selasa (21/10/2025).

Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Bidang Perkebunan Dinas Pertanian dan Pangan, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Anreapi, para penyuluh pertanian lapangan, serta Kepala Desa Pappandangan, H. Makmur S., S.Sos., bersama perangkat desa dan anggota kelompok tani setempat.

Dalam arahannya, Andi Afandi menegaskan pentingnya penguatan kelembagaan petani di tingkat desa melalui wadah kelompok tani. Menurutnya, kelompok tani memiliki peran strategis dalam memperkuat koordinasi, meningkatkan produktivitas, serta memperluas akses terhadap program pemerintah, seperti bantuan sarana produksi, pelatihan, dan pendampingan teknis.

“Kelompok tani adalah ujung tombak pembangunan pertanian di desa. Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, kita bisa mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan modern di Polewali Mandar,” ujar Andi Afandi Rahman penuh semangat.

Sementara itu, Kepala Desa Pappandangan, H. Makmur, menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pertanian dan Pangan atas dukungan yang berkelanjutan bagi para petani di wilayahnya. Ia berharap, Kelompok Tani Limbong Batu dapat menjadi contoh bagi kelompok tani lainnya dalam mengembangkan inovasi pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berterima kasih atas perhatian pemerintah. Semoga kelompok ini menjadi pelopor bagi kemajuan pertanian di Desa Pappandangan dan Kecamatan Anreapi,” ucapnya.

Acara ditutup dengan penandatanganan berita acara pengukuhan dan foto bersama seluruh peserta, sebagai simbol komitmen bersama dalam memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan pertanian berkelanjutan di Polewali Mandar.

Dengan adanya pengukuhan ini, semangat baru petani Anreapi kembali menyala—menuju pertanian yang lebih produktif, berdaya saing, dan sejahtera.

Berita Terkait

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon
Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal
Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat
Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api
Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan
Enam Karung Kakao Hilang, URC dan Sat Intelkam Polres Polman Olah TKP di Kuajang
Panen Raya di Wonomulyo, Dandim Polman Dorong Produksi Padi Terus Ditingkatkan
Damkar Terguling di Tumpiling, Tujuh Orang Luka
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal

Senin, 14 September 2026 - 20:02 WIB

Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat

Minggu, 13 September 2026 - 23:19 WIB

Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:35 WIB

Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan

Berita Terbaru