Pemprov Sulbar Perkuat Sinergi Fiskal: Bea Cukai & Perbendaharaan Diajak Bangun Ekosistem Keuangan Berkelanjutan

- Jurnalis

Minggu, 7 Desember 2025 - 22:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) kembali menunjukkan keseriusannya dalam membangun tata kelola fiskal yang kuat, modern, dan berkelanjutan. Langkah strategis ini terlihat dari agenda audiensi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Sulbar, yang menerima kunjungan dua instansi vertikal kunci: Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sulawesi Bagian Selatan dan Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sulbar.

Pertemuan yang digelar di ruang kerja Gubernur itu dihadiri langsung oleh Kepala DJBC Sulbagsel, Jaka Kusmartata, serta Kepala DJPb Sulbar, Cahyo Purnomo. Dari Pemprov Sulbar, turut hadir Kepala Bidang Perencanaan Pendapatan dan Teknologi Informasi BPKPD Sulbar, Faika Kadriana Ishak, yang ikut membahas arah penguatan sinergi fiskal ke depan.

Dalam audiensi ini, seluruh pihak menyoroti pentingnya memperkuat kolaborasi pengelolaan fiskal, mulai dari optimalisasi pendapatan daerah, sinkronisasi kebijakan APBN–APBD, integrasi data keuangan, hingga dukungan fiskal yang dapat mempercepat pembangunan daerah. Sinergi ini dinilai sangat krusial untuk memastikan kesinambungan kebijakan pusat dan daerah agar berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Di kesempatan berbeda, Kepala BPKPD Sulbar, Mohammad Ali Chandra, menegaskan bahwa kerja sama lintas lembaga menjadi fondasi utama dalam memperkuat ekosistem fiskal daerah di tengah tantangan ekonomi yang terus bergerak dinamis.

“Kolaborasi antara pemerintah daerah, Bea Cukai, dan Perbendaharaan merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekosistem fiskal Sulbar. Dengan memadukan data, kebijakan, dan strategi pengelolaan keuangan, kita ingin memastikan bahwa fiskal dikelola lebih efektif, akuntabel, dan memberi dampak nyata bagi pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” tegas Ali Chandra.

Penguatan sinergi ini juga menjadi bagian dari implementasi Misi Kelima Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, yaitu memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabel, serta menghadirkan pelayanan dasar yang berkualitas.

Pemprov Sulbar optimistis, bahwa dengan kolaborasi yang semakin solid bersama instansi pengelola fiskal nasional, ekosistem fiskal Sulawesi Barat akan semakin kokoh, adaptif, dan berdaya saing, sehingga mampu mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Berita Terkait

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah
PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan
Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda
Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Sulbar Jajaki Kerja Sama dengan Amerika Serikat, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:02 WIB

PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata

Berita Terbaru