Sidak Pangan Sulbar: Gubernur Pastikan Beras Aman Jelang Nataru

- Jurnalis

Kamis, 18 Desember 2025 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU — Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Suhardi Duka bergerak cepat memastikan ketersediaan pangan tetap aman dan harga terkendali. Kamis, 18 Desember 2025, orang nomor satu di Sulbar itu melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Gudang Perum Bulog Cabang Mamuju.

Kunjungan ini menjadi sinyal kuat keseriusan Pemerintah Provinsi Sulbar dalam menjaga stabilitas pangan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat jelang momentum hari besar keagamaan dan pergantian tahun. Gubernur Suhardi Duka didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulbar, meninjau langsung kondisi gudang logistik Bulog, khususnya stok beras sebagai komoditas strategis utama masyarakat.

Dari hasil pemantauan di lapangan, Gubernur memastikan bahwa stok beras Bulog Mamuju berada dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Sulbar hingga melewati masa Natal dan Tahun Baru. Kepastian ini sekaligus meredam kekhawatiran akan potensi kelangkaan maupun lonjakan harga bahan pokok.

“Stok beras aman. Masyarakat tidak perlu khawatir menghadapi Natal dan Tahun Baru,” menjadi pesan tegas yang disampaikan Gubernur Suhardi Duka usai melakukan pengecekan langsung di gudang Bulog.

Tak berhenti di gudang logistik, Gubernur bersama rombongan Forkopimda melanjutkan agenda pemantauan ke Pasar Regional atau Pasar Baru Mamuju. Di pusat aktivitas ekonomi rakyat tersebut, Gubernur turun langsung memantau harga dan ketersediaan bahan pangan, sekaligus berdialog dengan para pedagang untuk mendengar kondisi riil di lapangan.

Pemantauan pasar ini dilakukan guna memastikan rantai distribusi berjalan lancar dan harga bahan pokok tetap stabil. Pasalnya, menjelang Natal dan Tahun Baru, permintaan pangan cenderung meningkat dan berpotensi memicu gejolak harga jika tidak diantisipasi sejak dini.

Langkah turun langsung ke lapangan ini menjadi bentuk komitmen Pemprov Sulbar dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus mengendalikan inflasi daerah. Pemerintah ingin memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga, terutama di tengah momentum konsumsi tinggi akhir tahun.

Dengan pemantauan langsung dari hulu hingga hilir—mulai dari gudang Bulog hingga pasar rakyat—Pemprov Sulbar berharap kondisi pangan tetap terkendali, masyarakat merasa aman, dan perayaan Natal serta Tahun Baru dapat berlangsung dengan tenang dan sejahtera.

Berita Terkait

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah
PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan
Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda
Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Sulbar Jajaki Kerja Sama dengan Amerika Serikat, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:02 WIB

PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata

Berita Terbaru