Angin Kencang Terjang Majene, Rumah Warga dan Kantor Rusak, BPBD Sulbar Bergerak Cepat

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 09:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju — Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah Sulawesi Barat. Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menerima laporan resmi kejadian angin kencang yang menerjang Kecamatan Banggae Timur dan Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, pada Selasa, 6 Januari 2026 sekitar pukul 16.30 WITA.

Laporan tersebut disampaikan oleh Pusdalops BPBD Kabupaten Majene dan diterima BPBD Sulbar pada Rabu, 7 Januari 2026. Dalam laporan awal disebutkan bahwa terjangan angin kencang menyebabkan sejumlah kerusakan, baik pada fasilitas publik maupun pemukiman warga.

Data sementara mencatat satu unit rumah warga mengalami kerusakan, satu unit sarana perkantoran rusak pada bagian atap akibat tertiup angin, serta satu pohon tumbang yang sempat menutup badan jalan dan mengganggu arus lalu lintas di wilayah terdampak.

Merespons cepat kejadian tersebut, petugas BPBD Kabupaten Majene bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen awal, sekaligus pembersihan material pohon tumbang agar akses transportasi dan aktivitas masyarakat kembali normal.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, membenarkan pihaknya telah menerima laporan kejadian tersebut dan langsung melakukan koordinasi intensif dengan BPBD Kabupaten Majene guna memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat sasaran.

“Penanganan cepat menjadi prioritas utama untuk memastikan keselamatan masyarakat serta menjaga agar fasilitas publik tetap berfungsi dengan baik,” tegas Yasir Fattah.

Ia menambahkan, langkah cepat yang dilakukan jajaran BPBD telah sejalan dengan arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yang menekankan pentingnya koordinasi lintas wilayah, terutama antara BPBD provinsi dan kabupaten/kota dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.

“Arahan Bapak Gubernur jelas, keselamatan warga harus menjadi yang utama. Koordinasi dan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem harus terus diperkuat, termasuk melalui edukasi kebencanaan kepada masyarakat,” tambahnya.

BPBD Sulbar mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi, khususnya angin kencang dan hujan lebat, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila terjadi kondisi darurat di lingkungan masing-masing.

Berita Terkait

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah
PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan
Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda
Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Sulbar Jajaki Kerja Sama dengan Amerika Serikat, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:02 WIB

PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata

Berita Terbaru