POLMAN – Kecelakaan lalu lintas tunggal kembali terjadi di ruas Jalan Nasional Trans Sulawesi. Kali ini, sebuah mobil light truck Toyota Dyna menghantam mobil yang terparkir di garasi serta dua unit rumah warga di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Kamis (15/1/2026) dini hari. Meski tidak menelan korban jiwa, insiden ini menyebabkan kerusakan parah dengan kerugian materiil ditaksir mencapai Rp120 juta.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.40 WITA di Jalan Mr. Muh. Yamin, Kelurahan Madatte, Kecamatan Polewali. Kendaraan yang terlibat adalah mobil Light Truck Toyota Dyna warna merah dengan nomor polisi B 9408 WI, yang dikemudikan oleh Muhammad Rahul Arif Arul (26), warga Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Polewali Mandar, kendaraan melaju dari arah timur menuju barat. Saat melintas di lokasi kejadian, pengemudi diduga dalam kondisi mengantuk sehingga kehilangan konsentrasi dan kendali atas kendaraan.
Akibatnya, mobil truk keluar jalur ke arah kiri jalan (out of control), lalu menabrak satu unit mobil milik warga yang berada di dalam garasi. Benturan keras tersebut tidak berhenti di situ, karena kendaraan juga menghantam dua unit rumah warga yang berada persis di pinggir jalan nasional.
“Diduga kuat pengemudi mengantuk saat mengemudi, sehingga kendaraan tidak terkendali dan menabrak bangunan di sisi kiri jalan,” ungkap sumber kepolisian di lokasi kejadian.
Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka, baik dari pengemudi maupun warga sekitar. Namun, dampak kerusakan cukup signifikan. Selain mobil truk dan kendaraan warga yang ringsek, dua rumah warga mengalami kerusakan pada bagian dinding, pagar, dan struktur bangunan.
Kerugian materiil akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp120 juta, mencakup kerusakan kendaraan serta bangunan rumah warga yang terdampak langsung.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, petugas Sat Lantas Polres Polewali Mandar langsung bergerak cepat dengan mendatangi lokasi kejadian. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan di jalur nasional yang cukup padat, terutama pada jam-jam rawan.
Kasat Lantas Polres Polewali Mandar, AKP Arfian Restu Jaya, menegaskan pentingnya kesadaran pengendara untuk memperhatikan kondisi fisik sebelum melakukan perjalanan, khususnya di jalur-jalur utama seperti Jalan Trans Sulawesi.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah atau mengantuk. Jika merasa capek, sebaiknya beristirahat terlebih dahulu. Keselamatan adalah hal utama demi mencegah kecelakaan lalu lintas,” tegas AKP Arfian.
Ia juga mengingatkan bahwa kecelakaan akibat kelalaian pengemudi, terutama karena faktor kelelahan dan kurang istirahat, masih menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan lalu lintas di wilayah Polewali Mandar.
Saat ini, Sat Lantas Polres Polman masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan serta kelengkapan administrasi kendaraan dan pengemudi. Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan pemilik rumah yang terdampak untuk penanganan lanjutan pascakejadian.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi seluruh pengendara, khususnya sopir kendaraan angkutan barang, agar selalu mengutamakan keselamatan dan tidak mengabaikan kondisi tubuh saat berada di balik kemudi. Jalan nasional bukan hanya jalur cepat, tetapi juga kawasan rawan yang menuntut kewaspadaan ekstra setiap saat.










