POLEWALI MANDAR – UPTD Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Polewali Mandar kembali menunjukkan perannya sebagai garda terdepan pelayanan publik. Sepanjang 3–5 Februari 2026, Damkar Polman menangani sejumlah layanan non-kebakaran, mulai dari evakuasi pintu rumah yang macet, bantuan kemanusiaan, hingga pelepasan cincin yang menjepit jari warga.
Aksi cepat pertama terjadi pada Selasa, 3 Februari 2026, sekitar pukul 16.23 WITA. Regu C Damkar Polman diterjunkan ke Jl. Todilaling (BTN) Blok 1 Nomor 4, Kecamatan Polewali, untuk mengevakuasi pintu rumah warga yang tidak bisa dibuka.
Dengan menggunakan linggis, petugas berhasil membuka pintu rumah milik Andi Achmad Fachrul tanpa menimbulkan kerusakan serius maupun korban jiwa. Proses penanganan berlangsung cepat, aman, dan terkendali.
Dua hari berselang, Kamis, 5 Februari 2026, Regu B Damkar Polman kembali bergerak. Sekitar pukul 09.07 WITA, petugas membantu warga di Patampanua, Kecamatan Matakali, dengan mengangkat rangka rumah sebagai bentuk bantuan kemanusiaan. Kegiatan tersebut berjalan lancar tanpa kendala teknis di lapangan.
Masih di hari yang sama, sekitar pukul 15.31 WITA, Regu B kembali menerima laporan evakuasi cincin di Kantor UPTD Damkar Patampanua. Sebuah cincin menjepit jari warga dan berpotensi menimbulkan luka serius.
Petugas menggunakan gerinda mini dengan metode pemotongan di dua sisi cincin. Berkat ketelitian dan prosedur keselamatan yang ketat, cincin berhasil dilepaskan tanpa melukai korban.
Kepala UPTD Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Polewali Mandar, Imran, S.IP., M.M., menegaskan bahwa layanan non-kebakaran merupakan bagian penting dari tugas Damkar dalam melindungi keselamatan masyarakat.
“Selain kebakaran, Damkar juga menangani berbagai kondisi darurat yang dihadapi warga sehari-hari, mulai dari pintu rumah yang macet hingga evakuasi cincin. Prinsip kami tetap sama, cepat, aman, dan berorientasi pada keselamatan,” tegas Imran.
Berdasarkan rekap kegiatan, layanan non-kebakaran seperti bantuan teknis rumah tangga, rescue ringan, dan evakuasi benda asing menjadi laporan yang cukup rutin diterima Damkar Polman, khususnya di wilayah Polewali dan Matakali.
Damkar Polman pun mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan mandiri yang berisiko, serta segera melapor apabila menghadapi kondisi darurat demi menghindari hal-hal yang membahayakan keselamatan jiwa.










