MAMUJU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus mematangkan strategi penguatan iklim investasi daerah. Melalui Tim Pengembangan Iklim Penanaman Modal, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sulbar melakukan pemantauan pemanfaatan Aplikasi Potensi Investasi Regional, Selasa, 10 Februari 2026.
Langkah ini menjadi bagian penting dalam memastikan setiap potensi investasi yang terdata benar-benar mendukung perencanaan pembangunan daerah sekaligus meningkatkan daya tarik investasi Sulbar di mata investor nasional maupun global.
Pemantauan difokuskan pada sejauh mana aplikasi tersebut dimanfaatkan oleh perangkat daerah dan para pemangku kepentingan dalam mengidentifikasi peluang investasi di sektor-sektor strategis. Mulai dari pertanian, perikanan, pariwisata, hingga industri pengolahan yang dinilai memiliki nilai tambah dan dampak ekonomi jangka panjang.
Kegiatan ini juga sejalan dengan misi kedua Gubernur Sulbar Suhardi Duka bersama Wakil Gubernur almarhum Salim S Mengga, yakni mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Optimalisasi aplikasi ini diharapkan mampu menghadirkan investasi yang tidak semata mengejar keuntungan, tetapi juga berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pelestarian lingkungan.
Ketua Tim Pengembangan Iklim Penanaman Modal DPMPTSP Sulbar, Satriawan Hasan Sulur, menegaskan bahwa optimalisasi Aplikasi Potensi Investasi Regional merupakan langkah strategis dalam memperbaiki tata kelola investasi daerah.
“Pemanfaatan Aplikasi Potensi Investasi Regional harus benar-benar memberi manfaat nyata bagi perencanaan investasi daerah. Melalui pemantauan ini, kami ingin memastikan setiap peluang investasi terpetakan dengan baik, sehingga memudahkan pemerintah daerah dalam menarik dan memfasilitasi investor yang berkualitas,” tegas Satriawan.
Menurutnya, pemetaan potensi investasi yang akurat dan terintegrasi akan menjadi fondasi kuat dalam menciptakan iklim investasi yang sehat, transparan, dan berdaya saing.
Ia menambahkan, langkah tersebut merupakan wujud nyata dukungan terhadap visi Gubernur Sulbar Suhardi Duka, “Sulbar Maju dan Sejahtera”, di mana peningkatan kualitas tata kelola investasi menjadi salah satu kunci utama percepatan pembangunan ekonomi daerah.
“Apa yang kami lakukan ini adalah bagian dari komitmen mendukung Sulbar Maju dan Sejahtera. Dengan pengelolaan potensi investasi yang lebih terarah, kita berharap semakin banyak peluang ekonomi terbuka bagi masyarakat,” lanjutnya.
Ke depan, Tim Pengembangan Iklim Penanaman Modal DPMPTSP Sulbar berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah. Tujuannya agar pemanfaatan Aplikasi Potensi Investasi Regional semakin efektif, tepat sasaran, dan berkontribusi nyata terhadap pembangunan Sulawesi Barat yang maju, adil, dan berdaya saing.










