Kadis DKPPKB Berikan Penguatan Strategis, Implementasi Quick Wins Sulbar Sehat dari Penurunan AKI dan AKB

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat dr. Nursyamsi Rahim, memberikan penguatan strategis pada Pertemuan DKPPKB yang dilaksanakan di Grand Maleo Hotel, Mamuju, Selasa, 4 Maret 2026.

Pertemuan ini menjadi momentum konsolidasi dalam rangka evaluasi penurunan kematian ibu (AKI) dan kematian bayi (AKB) melalui pendekatan Audit Maternal Perinatal Surveillance and Response (AMPSR), sekaligus penegasan arah kebijakan pembangunan kesehatan daerah.

Dalam arahannya, Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi langsung dari program Quick Wins Sulbar Sehat yang digalakkan oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka.

“Penurunan angka kematian ibu dan bayi adalah prioritas utama. Ini bukan hanya tugas sektor kesehatan, tetapi menjadi gerakan bersama dalam mewujudkan Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera,” tegasnya.

Ia menekankan, setiap hasil audit kasus harus ditindaklanjuti dengan perbaikan sistem pelayanan, mulai dari penguatan skrining ibu hamil, peningkatan kualitas antenatal care (ANC), optimalisasi layanan PONED dan PONEK, hingga sistem rujukan maternal-neonatal yang cepat dan tepat.

Selain itu, penguatan kapasitas tenaga kesehatan, standarisasi pelayanan pra-rujukan dan stabilisasi pasien, serta pemenuhan sarana prasarana menjadi bagian penting dari strategi percepatan penurunan AKI dan AKB.

Melalui forum ini, seluruh jajaran Dinas Kesehatan kabupaten diharapkan mampu menyelaraskan langkah dan memastikan bahwa setiap rekomendasi AMPSR benar-benar diimplementasikan di lapangan, bukan sekadar menjadi dokumen evaluasi.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Quick Wins Sulbar Sehat tidak berhenti pada tataran kebijakan, tetapi diterjemahkan dalam aksi konkret, terukur, dan berkelanjutan demi menyelamatkan lebih banyak ibu dan bayi di Sulawesi Barat.

Berita Terkait

Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur
Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen
Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan
Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran
Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar
Pemprov Sulbar Bentuk Pokja Sekolah Aman dan Nyaman, Cegah Bullying hingga Putus Sekolah
Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen
Satgas MBG dan Dispangda Sulbar Matangkan Kesiapan Program Makan Bergizi Gratis
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:22 WIB

Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:21 WIB

Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:16 WIB

Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:13 WIB

Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:51 WIB

Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar

Berita Terbaru

Advertorial

Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen

Jumat, 5 Jun 2026 - 19:21 WIB