Mamuju – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sulawesi Barat, Ny. Hj. Harsinah Suhardi, menegaskan peran strategis PKK sebagai motor penggerak pembangunan keluarga dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) tingkat Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2026.
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, tersebut berlangsung pada Kamis (12/3/2026) pukul 14.00 WITA di Grand Maleo Hotel, Jalan Yos Sudarso No. 51, Mamuju.
Dalam pemaparannya yang mengangkat tema “Harapan dan Peran PKK dalam Pembangunan Keluarga”, Harsinah Suhardi menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun masyarakat yang kuat, sejahtera, dan berdaya saing.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada kualitas keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat. Karena itu, PKK memiliki posisi strategis dalam mendukung berbagai program pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan ketahanan keluarga.
“Melalui berbagai program pemberdayaan, PKK diharapkan mampu menjadi motor penggerak peningkatan kualitas hidup keluarga, mulai dari aspek pendidikan, kesehatan, hingga penguatan ekonomi keluarga,” ujarnya.
Ia menjelaskan, gerakan PKK yang telah menjangkau hingga tingkat desa dan kelurahan memiliki peran penting dalam memperkuat implementasi berbagai program pemerintah yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Harsinah juga memaparkan delapan prioritas pembangunan nasional yang menjadi arah kebijakan pemerintah pusat. Delapan prioritas itu meliputi ketahanan pangan, ketahanan energi, program makan bergizi gratis (MBG), pendidikan bermutu, kesehatan berkualitas, penguatan ekonomi rakyat melalui koperasi dan UMKM, pertahanan semesta, serta penguatan investasi dan perdagangan global.
Menurutnya, sejumlah prioritas tersebut memiliki keterkaitan erat dengan pembangunan keluarga dan dapat diperkuat melalui gerakan PKK di tingkat akar rumput.
Selain itu, Harsinah Suhardi juga menyinggung lima misi Panca Daya Pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka periode 2025–2030. Ia menilai arah pembangunan tersebut sejalan dengan semangat pemberdayaan keluarga yang selama ini dijalankan oleh PKK.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, program Bangga Kencana, serta gerakan PKK dapat semakin memperkuat pembangunan keluarga di Sulawesi Barat.
“Dengan kolaborasi yang kuat, kita berharap dapat menciptakan keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas sebagai fondasi utama pembangunan daerah,” jelasnya.
Rakorda Bangga Kencana tersebut diikuti oleh para pemangku kepentingan, perwakilan perangkat daerah, serta para penggerak program pembangunan keluarga dari seluruh kabupaten di Sulawesi Barat.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan sinkronisasi program pembangunan keluarga, kependudukan, serta keluarga berencana di Sulawesi Barat agar pelaksanaannya semakin efektif dan tepat sasaran.










