SDK Tegas! Tak Boleh Ada Warga Miskin Ditolak Berobat di Sulbar

- Jurnalis

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), kembali menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam menjamin hak kesehatan seluruh masyarakat. Dalam Apel Pagi Virtual Lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Senin (3/8/2026), SDK menegaskan tidak boleh ada satu pun warga, khususnya masyarakat kurang mampu, yang ditolak saat membutuhkan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan.

Apel yang diikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) se-Sulawesi Barat tersebut menjadi momentum bagi Gubernur untuk mengingatkan pentingnya pelayanan publik yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Menurut Suhardi Duka, pelayanan kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara yang wajib dipenuhi tanpa adanya diskriminasi. Karena itu, seluruh rumah sakit, puskesmas, maupun fasilitas pelayanan kesehatan lainnya diminta memberikan pelayanan secara cepat, profesional, humanis, dan mengutamakan keselamatan pasien, terutama bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi.

“Jangan sampai ada masyarakat yang datang berobat lalu ditolak hanya karena miskin atau memiliki keterbatasan biaya. Negara harus hadir memberikan perlindungan dan pelayanan kepada seluruh masyarakat,” tegas Suhardi Duka dalam arahannya.

Penegasan tersebut sekaligus menjadi bukti komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam memperkuat akses pelayanan kesehatan yang adil, merata, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat. Gubernur juga meminta seluruh perangkat daerah terus memperkuat koordinasi lintas sektor agar setiap warga dapat memperoleh layanan kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku tanpa hambatan administratif maupun ekonomi.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat menyatakan siap mengawal kebijakan gubernur melalui penguatan koordinasi dengan seluruh rumah sakit, puskesmas, dan fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah Sulawesi Barat.

Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa pihaknya akan terus memastikan pelayanan kesehatan diberikan secara optimal kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang sosial maupun kemampuan ekonomi.

Ia menjelaskan, penguatan akses pelayanan kesehatan merupakan implementasi program prioritas Quick Wins “Sulbar Sehat”, yang menempatkan Universal Health Coverage (UHC) sebagai salah satu pilar utama pembangunan kesehatan di Sulawesi Barat. Melalui program tersebut, pemerintah berupaya memastikan seluruh masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang mudah diakses, berkualitas, dan berkeadilan.

Dengan komitmen tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berharap tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan mendapatkan layanan kesehatan hanya karena persoalan ekonomi. Pemerintah menegaskan akan terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang inklusif sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Berita Terkait

Gubernur Sulbar Kukuhkan Pengurus FKUB 2026–2031, Kerukunan Umat Beragama Jadi Prioritas
BPBD Sulbar Salurkan 6.000 Liter Air Bersih di Mamuju, Warga Terdampak Kekeringan Dibantu
Pastipadu Sulbar Dievaluasi! Stunting dan Kemiskinan Turun, Perkawinan Anak Justru Naik
Gubernur Sulbar Suhardi Duka Ajak Pejabat Perdalam Ilmu Agama, Buya Arrazy Hasyim Hadir Beri Tausiah
SDK Desak Bupati se-Sulbar Usulkan Desa Tanpa Listrik, Tenaga Surya Jadi Solusi!
Gubernur Sulbar Hadiri Rakor Swasembada Air Nasional, PUPR Dorong Integrasi Pengelolaan Sumber Daya Air
TB, DBD dan HIV Jadi Perhatian, DKPPKB Sulbar Gandeng DPRD Perkuat Pencegahan
Pemprov Sulbar dan Sulteng Bahas Batas Pasangkayu-Donggala, Kepastian Wilayah Dikebut
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Gubernur Sulbar Kukuhkan Pengurus FKUB 2026–2031, Kerukunan Umat Beragama Jadi Prioritas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:19 WIB

BPBD Sulbar Salurkan 6.000 Liter Air Bersih di Mamuju, Warga Terdampak Kekeringan Dibantu

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Pastipadu Sulbar Dievaluasi! Stunting dan Kemiskinan Turun, Perkawinan Anak Justru Naik

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Gubernur Sulbar Suhardi Duka Ajak Pejabat Perdalam Ilmu Agama, Buya Arrazy Hasyim Hadir Beri Tausiah

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:55 WIB

SDK Desak Bupati se-Sulbar Usulkan Desa Tanpa Listrik, Tenaga Surya Jadi Solusi!

Berita Terbaru