Sulbar Pasang Seismometer Jepang, SDK Perkuat Sistem Peringatan Dini Gempa

- Jurnalis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat mitigasi bencana melalui pengembangan sistem peringatan dini berbasis teknologi. Di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK), langkah strategis tersebut diwujudkan dengan mempersiapkan pemasangan sistem seismometer modern hasil kerja sama dengan Jepang.

Komitmen itu ditandai melalui Rapat Koordinasi Persiapan Instalasi Sistem Seismometer yang dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sulawesi Barat, Amir Dado, di Ruang Rapat Pusdalops BPBD Provinsi Sulawesi Barat, Mamuju, Senin (3/8/2026).

Rapat tersebut dihadiri Kepala Pelaksana BPBD Sulbar Muhammad Yasir Fattah, Sekretaris BPBD Sulbar Arnidah, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Ulfian, jajaran BPBD Sulbar, sejumlah organisasi perangkat daerah terkait, serta perwakilan IMV Corporation Jepang yang datang bersama tim pendukung pelaksanaan Demonstration Project Seismometer System.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut kerja sama internasional dalam upaya pengurangan risiko bencana yang didukung Japan International Cooperation Agency (JICA). Dalam proyek tersebut, perangkat seismometer modern akan dipasang di lingkungan Kantor Gubernur Sulawesi Barat sebagai bagian dari penguatan sistem pemantauan aktivitas kegempaan.

Berbagai aspek dibahas dalam rapat, mulai dari pemaparan program demonstrasi sistem seismometer, kebutuhan teknis pra-instalasi, kesiapan utilitas, jaringan komunikasi, sistem keamanan, hingga dukungan operasional agar proses pemasangan berjalan sesuai rencana.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menilai pemasangan sistem seismometer ini menjadi langkah penting dalam membangun sistem peringatan dini yang lebih akurat dan terintegrasi. Teknologi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas daerah dalam mendeteksi aktivitas gempa secara cepat sehingga mendukung upaya mitigasi dan mengurangi risiko terhadap masyarakat.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah, mengatakan penguatan sistem pemantauan kegempaan merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana.

Menurutnya, kolaborasi dengan IMV Corporation Jepang dan JICA menjadi bukti bahwa Sulawesi Barat terus membuka peluang kerja sama internasional demi membangun daerah yang lebih tangguh terhadap ancaman bencana.

“Sistem seismometer diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung pengambilan keputusan yang cepat, tepat, dan berbasis data pada saat terjadi kejadian kegempaan,” ujar Muhammad Yasir Fattah.

Dengan hadirnya teknologi pemantauan kegempaan tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat optimistis sistem mitigasi bencana akan semakin kuat. Selain mempercepat penyediaan informasi kebencanaan, keberadaan seismometer juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan Sulawesi Barat yang lebih siap, tangguh, dan responsif dalam menghadapi ancaman gempa bumi di masa mendatang.

Berita Terkait

Gubernur Sulbar Kukuhkan Pengurus FKUB 2026–2031, Kerukunan Umat Beragama Jadi Prioritas
BPBD Sulbar Salurkan 6.000 Liter Air Bersih di Mamuju, Warga Terdampak Kekeringan Dibantu
Pastipadu Sulbar Dievaluasi! Stunting dan Kemiskinan Turun, Perkawinan Anak Justru Naik
Gubernur Sulbar Suhardi Duka Ajak Pejabat Perdalam Ilmu Agama, Buya Arrazy Hasyim Hadir Beri Tausiah
SDK Desak Bupati se-Sulbar Usulkan Desa Tanpa Listrik, Tenaga Surya Jadi Solusi!
Gubernur Sulbar Hadiri Rakor Swasembada Air Nasional, PUPR Dorong Integrasi Pengelolaan Sumber Daya Air
TB, DBD dan HIV Jadi Perhatian, DKPPKB Sulbar Gandeng DPRD Perkuat Pencegahan
Pemprov Sulbar dan Sulteng Bahas Batas Pasangkayu-Donggala, Kepastian Wilayah Dikebut
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Gubernur Sulbar Kukuhkan Pengurus FKUB 2026–2031, Kerukunan Umat Beragama Jadi Prioritas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:19 WIB

BPBD Sulbar Salurkan 6.000 Liter Air Bersih di Mamuju, Warga Terdampak Kekeringan Dibantu

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Pastipadu Sulbar Dievaluasi! Stunting dan Kemiskinan Turun, Perkawinan Anak Justru Naik

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Gubernur Sulbar Suhardi Duka Ajak Pejabat Perdalam Ilmu Agama, Buya Arrazy Hasyim Hadir Beri Tausiah

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:55 WIB

SDK Desak Bupati se-Sulbar Usulkan Desa Tanpa Listrik, Tenaga Surya Jadi Solusi!

Berita Terbaru