MAMUJU – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Provinsi Sulawesi Barat mencatat capaian signifikan. Hingga September 2026, sebanyak 594.178 orang telah mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis melalui jaringan 98 puskesmas yang tersebar di enam kabupaten di Sulawesi Barat.
Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pelayanan kesehatan preventif bagi masyarakat. Melalui pemeriksaan kesehatan secara berkala, warga diharapkan dapat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal sehingga potensi penyakit dapat dideteksi sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menyampaikan capaian tersebut dalam keterangannya, Senin (26/10/2026). Menurutnya, pelaksanaan program CKG didukung jaringan puskesmas yang menjangkau masyarakat di seluruh wilayah Sulawesi Barat.
Program CKG merupakan bagian dari program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PHTC) pemerintah yang berfokus pada peningkatan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan preventif. Pelaksanaannya juga sejalan dengan visi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yakni Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera, melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia yang sehat dan produktif.
Pemeriksaan dalam program CKG disesuaikan dengan kelompok umur serta kebutuhan kesehatan masing-masing peserta. Pada bayi baru lahir, layanan meliputi pemeriksaan kondisi fisik, skrining penyakit bawaan, dan penilaian status gizi. Sementara itu, balita dan anak prasekolah mendapatkan pemeriksaan gizi, mata, telinga, serta kesehatan umum.
Bagi anak usia sekolah, pemeriksaan mencakup kesehatan mata, telinga, gigi, status gizi, dan kondisi kesehatan umum. Adapun kelompok dewasa dapat menjalani pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, serta deteksi dini penyakit sesuai jenis layanan yang tersedia.
Sementara itu, bagi kelompok lanjut usia, pemeriksaan turut dilengkapi dengan penilaian risiko geriatri untuk membantu mengidentifikasi kebutuhan kesehatan yang berkaitan dengan proses penuaan.
Melalui pemeriksaan berdasarkan kelompok umur tersebut, masyarakat diharapkan dapat mengenali faktor risiko penyakit lebih dini dan memperoleh tindak lanjut sesuai hasil pemeriksaan. Langkah ini penting untuk mencegah komplikasi, meningkatkan kesadaran menjaga kesehatan, serta mendorong masyarakat agar tidak menunggu munculnya keluhan untuk memeriksakan diri.
Dengan dukungan 98 puskesmas di enam kabupaten, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus mendorong pemanfaatan layanan CKG agar semakin banyak masyarakat memperoleh akses pemeriksaan kesehatan. Partisipasi aktif warga menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat upaya pencegahan penyakit dan membangun budaya hidup sehat.
Capaian 594.178 peserta hingga September 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperluas jangkauan pelayanan kesehatan preventif di Sulawesi Barat. Melalui deteksi dini dan tindak lanjut yang tepat, program ini diharapkan berkontribusi terhadap terwujudnya masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera.










