Amran Mahmud Sebut Penyulu Agama Sebagai Corong Pemerintah Sampaikan Kebenaran

- Jurnalis

Selasa, 27 Juli 2021 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAJO, Rakyatta.co – Perkembangan teknologi membuat peredaran informasi makin cepat. Akan tetapi, ibarat pisau bermata dua, selaras dengan itu juga dibarengi dengan banyaknya beredar informasi menyesatkan alias hoaks di kalangan masyarakat. Persoalan ini jadi salah satu perhatian Bupati Wajo, Amran Mahmud.

Hal tersebut seperti disampaikan Amran Mahmud saat membawakan sambutan dan menutup secara resmi pelatihan moderasi beragama di wilayah kerja Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Wajo yang berlangsung di Aula Kanwil Kemenag Wajo, Selasa (27/7/2021).

Amran Mahmud mengharapkan kepada penyuluh agama dapat menjadi penengah atau filter pertama masyarakat dalam menampik isu-isu hoaks yang berkembang. “Saya harapkan juga penyuluh agama menjadi corong pemerintah dalam menyampaikan kebenaran kepada masyarakat. Saya juga berharap agar membantu memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bagaimana menyikapi informasi yang diterima,” beber Amran Mahmud.

Apalagi, lanjut Amran Mahmud, saat ini perkembangan dan peredaran informasi cukup pesat. “Di media sosial, hampir semua jenis informasi bisa kita dapatkan. Inilah pentingnya edukasi kepada masyarakat bagaimana memilah dan memilih informasi,” kata Amran Mahmud.

Pada kesempatan itu, orang nomor satu di Bumi Lamaddukkelleng memaparkan, dari 25 program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo, salah-satunya adalah Gerakan Masjid Cantik (Gemantik).

Amran Mahmud bahkan sudah mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) terkait program Gemantik. Di dalamnya ada dua yang menjadi prioritas, yakni standardisasi secara fisik untuk tempat layak ibadah sekaligus tempat pengembangan umat. Kedua, bagaimana memakmurkan masjid. Bukan saja tempat untuk ibadah, tetapi ada pendidikan agama untuk anak-anak.

“Melalui program Gemantik ini, sejak 2019 kami menyerukan masjid yang memiliki kemampuan untuk punya tahfiz Al-Qur’an. Alhamdulillah hampir setiap kecamatan sudah ada tahfiz Al-Qur’an. Berdasarkan data Bagian Kesra (Kesejahteraan Rakyat), anak yang sementara menghafal Al-Qur’an sudah 1.700 orang,” ungkapnya.

Amran Mahmud mengharapkan kepada para peserta pelatihan untuk bersama-sama mengawal dalam rangka mewujudkan program Gemantik demi menciptakan generasi qurani.

“Kalau hadir penyuluh agama untuk mengawal program Gemantik setiap kecamatan dan desa, saya yakin akan mencetak generasi yang lebih baik lagi,” ucap Amran Mahmud.

Berita Terkait

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan
Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri
Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident
Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov
Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan
Tiga Pelaku Judi Kiu-Kiu Diciduk di Campaloga, Polisi Sita Uang dan Kartu Domino
Masyarakat Nikmati Aktivitas di Malam Minggu, Polisi Mamuju Siaga di Persimpangan Jalan
Kapolres Metro Depok Pimpin Apel Siaga Jelang Aksi Unjuk Rasa
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:32 WIB

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 20:42 WIB

Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri

Selasa, 1 September 2026 - 19:54 WIB

Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WIB

Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov

Selasa, 1 September 2026 - 18:04 WIB

Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan

Berita Terbaru