APBD Sulbar 2026 Resmi Disahkan, Fokus Genjot PAD dan Jaga Program Pro Rakyat

- Jurnalis

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU — Ranperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Barat Tahun Anggaran 2026 resmi disahkan melalui Rapat Paripurna DPRD Sulbar yang digelar di Mamuju, Rabu, 31 Desember 2025. Pengesahan ini menjadi tonggak penting dalam menentukan arah pembangunan Sulbar di tengah tantangan keterbatasan fiskal.

Rapat paripurna tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Sulbar, St. Suraidah Suhardi, serta dihadiri Wakil Gubernur Sulbar Salim S Mengga yang mewakili Gubernur Sulbar Suhardi Duka, didampingi Sekretaris Provinsi Sulbar Junda Maula, jajaran anggota DPRD, serta unsur Forkopimda.

Wakil Gubernur Sulbar Salim S Mengga menegaskan bahwa Ranperda APBD 2026 merupakan hasil kerja bersama antara Pemerintah Provinsi dan DPRD Sulbar yang telah melalui tahapan pembahasan hingga penyempurnaan secara komprehensif.

“Saya mewakili Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota DPRD Sulbar yang luar biasa, yang telah menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung kelancaran pembangunan daerah,” ujar Salim S Mengga dalam sambutannya.

Salim berharap, dengan kemampuan fiskal yang dimiliki Pemprov Sulbar saat ini, kinerja seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat semakin meningkat pada tahun 2026. Ia menekankan pentingnya kerja maksimal dan inovatif di tengah kondisi fiskal yang terbatas.

“Kita berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam kondisi keterbatasan fiskal. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi kita semua,” ungkapnya.

Menurutnya, kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat justru harus menjadi pemicu bagi daerah untuk lebih kreatif dan mandiri dalam menggali potensi pendapatan lokal.

“Efisiensi dari pusat mendorong kita di daerah untuk mencari dan memperbaiki sumber-sumber pendapatan yang ada di Sulbar. Bagaimana meningkatkan PAD di tengah kondisi efisiensi, itulah kewajiban kita bersama,” tambah Salim.

Ia juga memastikan bahwa program prioritas Pemprov Sulbar, khususnya Program Pancadaya, tetap berjalan pada tahun 2026, termasuk program beasiswa yang menjadi salah satu program unggulan pro-rakyat.

“Program beasiswa tetap berlanjut. Apa yang kita laksanakan di tahun 2025 akan kita lanjutkan di tahun 2026, termasuk program-program yang menjadi janji kampanye kami bersama Pak Gubernur,” tegasnya.

Salim mengungkapkan, fokus utama Pemprov Sulbar pada 2026 adalah peningkatan PAD dari sektor-sektor potensial yang selama ini belum tergarap optimal, seperti sektor perkebunan, pajak kendaraan, serta mendorong masuknya investasi ke daerah.

“Kita membuka ruang bagi investor untuk masuk ke Sulbar, namun tentu dengan seleksi ketat agar tidak merugikan masyarakat dan tetap berpihak pada kepentingan daerah,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sulbar St. Suraidah Suhardi menegaskan bahwa DPRD bersama Pemprov Sulbar tetap optimis memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran dan berbagai persoalan daerah.

“Kita selalu optimis membangun Sulbar meski fiskal terbatas. Penguatan PAD menjadi fokus utama agar kapasitas fiskal daerah bisa meningkat dan pelayanan kepada masyarakat tetap maksimal,” tandasnya.

Dengan disahkannya APBD Sulbar 2026, diharapkan seluruh program pembangunan dapat berjalan efektif, tepat sasaran, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat.

Berita Terkait

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah
PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan
Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda
Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Sulbar Jajaki Kerja Sama dengan Amerika Serikat, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:02 WIB

PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata

Berita Terbaru