Api dari Perbukitan Membakar 1,5 Hektare Lahan di Campalagian pada Malam Hari

- Jurnalis

Rabu, 4 Februari 2026 - 11:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLEWALI MANDAR — Kebakaran lahan terjadi di Desa Laliko, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, pada Selasa malam, 3 Februari 2026, sekitar pukul 21.07 WITA. Api yang berasal dari area perbukitan tersebut menghanguskan lahan kebun kelapa seluas kurang lebih 1,5 hektare dan sempat mengancam permukiman warga sebelum akhirnya berhasil dikendalikan oleh petugas pemadam kebakaran.

UPTD Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Polewali Mandar langsung merespons laporan warga dengan mengerahkan dua regu, masing-masing dari Damkar Campalagian dan Damkar Tinambung, yang didukung dua unit armada pemadam. Waktu tanggap atau response time tercatat sekitar delapan menit, sementara proses pemadaman berlangsung kurang lebih 10 menit hingga api berhasil dipadamkan secara total.

Berdasarkan laporan petugas di lapangan, sumber api berasal dari lahan yang berada di dataran lebih tinggi, sekitar 150 meter dari permukiman warga. Api kemudian dengan cepat menjalar ke arah bawah akibat kondisi lahan yang kering, hingga jaraknya tersisa kurang dari 10 meter dari rumah penduduk. Warga setempat sempat berupaya memadamkan api secara mandiri menggunakan peralatan seadanya, namun tidak mampu menahan laju api yang terus membesar.

Petugas Damkar Campalagian memimpin proses pemadaman dengan terlebih dahulu mengamankan area permukiman warga menggunakan semprotan air dari atas armada pemadam. Langkah ini dilakukan untuk mencegah api merembet ke rumah penduduk.

Selanjutnya, bersama Damkar Tinambung, petugas menyisir seluruh area kebakaran hingga api benar-benar padam dan dilanjutkan dengan proses pendinginan guna mencegah munculnya titik api baru.

Dalam peristiwa tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun korban luka. Namun demikian, kerugian material akibat kebakaran lahan tersebut ditaksir mencapai puluhan juta rupiah, mengingat area yang terbakar merupakan kebun kelapa milik warga.

Kebakaran ini diklasifikasikan sebagai kebakaran kelas A, dengan metode penanganan meliputi teknik pendinginan, penyelimutan, penguraian, lokalisir, serta pemutusan rantai unsur api, dengan menggunakan media air sebagai alat utama pemadaman.

Kepala UPTD Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Polewali Mandar, Imran, S.IP., M.M., mengatakan kebakaran lahan tersebut diduga kuat dipicu oleh unsur kelalaian manusia. Menurutnya, api dengan cepat membesar karena berasal dari area ketinggian dan kondisi lahan yang kering.

“Api cepat menjalar karena berasal dari area perbukitan dan kondisi lahan yang kering. Beruntung petugas segera tiba di lokasi sehingga kebakaran dapat dikendalikan sebelum berdampak pada rumah warga,” ujar Imran, Selasa malam.

Ia juga menambahkan, berdasarkan laporan awal dari warga, lokasi kebakaran berada tidak jauh dari area pembuangan sampah, yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran apabila tidak dikelola dengan baik.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu api, khususnya di area lahan terbuka. Pencegahan menjadi kunci utama agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.

Dalam proses penanganan kebakaran tersebut, turut hadir di lokasi Kapolsek Campalagian beserta personel, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta kepala dusun setempat untuk membantu pengamanan dan koordinasi. Hingga laporan ini disusun, kondisi di lokasi kebakaran dinyatakan aman dan terkendali.

 

Berita Terkait

2 Rumah Warga di Wonomulyo Terbakar, Damkar Kodim 1402/Polman Turun Tangan
Kebun Sawit Luyo Terbakar, Polisi dan Damkar Padamkan Api 11 Hektare
Damkar Kodim 1402/Polman Diterjunkan Bantu Padamkan Kebakaran di Kenje, 2 Rumah Terdampak
Sempat Kabur Saat Diperiksa di Polres Polman, Terduga Curanmor Ditangkap Lagi dengan Barang Bukti di Pasangkayu
Pelajar Tewas Terlindas Truk di Polewali, Satlantas Polres Polman Ungkap Kronologi Kecelakaan Maut
Pria Ditemukan Tewas di Sawah Binuang, Polisi Gerak Cepat Olah TKP
Lolos Saat Diberi Makan Siang, Tersangka Curanmor Kabur dari Polres Polman, Polisi Lakukan Pengejaran Intensif
Rumah Petani di Polman Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik Rugikan Rp30 Juta
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:44 WIB

2 Rumah Warga di Wonomulyo Terbakar, Damkar Kodim 1402/Polman Turun Tangan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:35 WIB

Kebun Sawit Luyo Terbakar, Polisi dan Damkar Padamkan Api 11 Hektare

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:58 WIB

Damkar Kodim 1402/Polman Diterjunkan Bantu Padamkan Kebakaran di Kenje, 2 Rumah Terdampak

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:47 WIB

Sempat Kabur Saat Diperiksa di Polres Polman, Terduga Curanmor Ditangkap Lagi dengan Barang Bukti di Pasangkayu

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Pelajar Tewas Terlindas Truk di Polewali, Satlantas Polres Polman Ungkap Kronologi Kecelakaan Maut

Berita Terbaru

Hallo Polisi

URC Polres Majene Sasar 3C dan Kriminalitas Jalanan

Jumat, 21 Agu 2026 - 19:56 WIB