Bahas Fidusia Kemenkumham Sulbar Gelar Diskusi Strategi Kebijakan

- Jurnalis

Kamis, 31 Oktober 2024 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Barat menggelar Diskusi Strategi Kebijakan Analisis Evaluasi Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 25 Tahun 2021 Tentang Tata Cara Pendaftaran, Perubahan, dan Penghapusan Jaminan Fidusia, Kamis (31/10/2024).

Hadir pada kesempatan ini Kadivyankumham Hidayat Yasin, Kadiv Keimigrasian Nurudin, Ketua Ikatan Notaris Indonesia Sulawesi Barat, Kabid HAM, Idris beserta jajaran.

Kakanwil Kemenkumham Sulbar, Pamuji Raharja menyampaikan laporan kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Aflah, Mamuju. Ia mengatakan bahwa Kantor Wilayah Kemenkumham Sulbar memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan tugas BSK Hukum dan HAM yang salah satunya melakukan diseminasi hasil analisis kebijakan.

“Diseminasi hasil kebijakan kepada stakeholder dilaksanakan dalam rangka meningkatkan pemanfaatan hasul analisis kebijakan di bidang Hukum dan HAM agar hasil analisis kebijakan yang telah dilaksanakan dapat dimanfaatkan sebagai bahan/data dukung dalam perumusan kebijakan maupun penyusunan rancangan perundang-undangan oleh pemerintah pusat maupun daerah,” ujar Kakanwil.

Pamuji mengatakan bahwa diskusi ini berangkat dari adanya rilis dari Ditjen AHU pada bulan April 2024 terkait jumlah sertifikat fidusia yang belum dihapus di Sulawesi Barat pada tahun 2013 sampai dengan 2016 yang mencapai 26.981 sertifikat. “Kondisi ini kemudian diangkat oleh tin anakisis, untuk memahami di mana letak kelemahan pelaksanaan kebijakan pendaftaran, perubahan, dan pengapusan fidusia tersebut di Sulawesi Barat,” ujarnya.

Kakanwil mengatakan bahwa tujuan dari diskusi ini adalah menyosialisasikan hasil analisis terkait Permenkumham Nomor 25 tahub 2021 tentang Tata Cara Pendaftaran, Perubahan, dan Penghapusan Jaminan Fidusia kepada masyarakat dan pihak terdampak kebijakan.

Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pelayanan Hukum dan HAM Sri Yuliani menyampaikan sambutan dari Kepala BSK Hukum dan HAM Dr. Y. Ambeg Paramarta yang sangat mengapresiasi kegiatan ini diskusi ini.

Sri Yuliani mengatakan bahwa BSK memiliki peran yang krusial dalam memastikan penggunaan bukti di setiap tahapan pembuatan kebijakan publik Kementerian Hukum dan HAM.

Ia juga menyampaikan pentingnya eksistensi BSK Hukum dan HAM sebagai organisasi kebijakan diatur dalam Permenkumham Nomor 3 tahun 2022 yang mengatur tentang Tata Kelola Kebijakan Kementerian Hukum dan HAM.

“BSK Hukum dan HAM memiliki tugas untuk menyediakan dokumen analisis sebagai bisnis dalam penyusunan peraturan menteri sebagai upaya memastikan ketersediaan bukti dalam proses kebijakan Kementerian Hukum dan HAM,” ujarn salah seorang Pimti unit wilayah di bawah kepemimpinan Menkumham, Supratman itu

Ia menilai BSK perlu untuk menjalin kolaborasi dengan Kantor Wilayah sebagai perpanjangan tangan kementerian dan sebagai implementasi faktor kebijakan di tingkat wilayah.

Sri Yuliani mengatakan bahwa analisis implementasi kebijakan merupakan alat yang penting untuk memastikan bahwa kebijakan publik yang dirancang dan dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

Hadir pada kesempatan ini secara virtual narasumber Dr. Nurfaidah Said, S.H., M.H., M.Si Akademisi Universitas Hasanuddin, Ilham Nur Akbar Analis Hukum Muda Ditjen AHU, hadir secara langsung Dr. M. Isryadi Ramadhany, S.H., M.H Perancang Peraturan Perundang-Undangan Ahli Madya.

Acara Diskusi Strategi Kebijakan berlangsung dengan baik dan lancar dengan moderator oleh Andi Icha Hardy.

Berita Terkait

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat
Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah
PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan
Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda
Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:24 WIB

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:02 WIB

PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Berita Terbaru