BI dan BWI Sulbar Dorong Wakaf Jadi Senjata Baru Perangi Kemiskinan

- Jurnalis

Sabtu, 21 Juni 2025 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU — Wakaf kini tak lagi dipandang sekadar ibadah individual semata. Di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompleks, wakaf mulai diposisikan sebagai instrumen strategis dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Hal itu mengemuka dalam talkshow bertajuk “Wakaf sebagai Instrumen Pemberdayaan Ekonomi” yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI) di Maleo Town Square (Matos), Mamuju, Jumat, 21 Juni 2025.

Hadir sebagai narasumber, Bendahara Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Sulawesi Barat, Hj. Fatmah, menekankan pentingnya pengelolaan wakaf secara produktif dan profesional. Menurutnya, wakaf memiliki kekuatan besar untuk menjawab persoalan struktural seperti kemiskinan dan keterbatasan layanan dasar masyarakat.

“Kemiskinan tidak bisa hanya dihadapi dengan bantuan sesaat. Kita memerlukan pendekatan yang sistemik, berkelanjutan, dan menyejahterakan. Di sinilah wakaf hadir sebagai solusi,” tegas Fatmah di hadapan peserta talkshow.

Fatmah menambahkan bahwa wakaf idealnya dikelola sebagai aset berdaya guna tinggi—tidak hanya disimpan atau digunakan sesaat, tapi dikembangkan melalui investasi sosial dan aset produktif yang memberikan manfaat jangka panjang.

Sebagai lembaga resmi berdasarkan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004, BWI bertugas memastikan tata kelola wakaf berlangsung secara transparan dan akuntabel. Salah satu langkah penting adalah mekanisme pendaftaran Nazir (pengelola wakaf), yang harus melalui Kantor Urusan Agama (KUA) serta diverifikasi oleh BWI. Nazir yang telah lolos verifikasi akan mendapatkan Surat Tanda Bukti Pendaftaran Nazir (STBPN) sebagaimana diatur dalam PP Nomor 42 Tahun 2006.

“Dengan legalitas yang jelas, para nazir bisa mengembangkan harta wakaf sesuai peruntukannya, baik untuk sektor pendidikan, kesehatan, maupun kesejahteraan sosial,” jelas Fatmah.

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi Bank Indonesia dalam memperluas literasi ekonomi syariah, khususnya wakaf, di kalangan masyarakat. Potensi besar wakaf sebagai kekuatan ekonomi umat mulai mendapat tempat dalam diskursus pembangunan berkelanjutan.

Fatmah menegaskan, jika dikelola secara modern dan profesional, wakaf dapat menjadi sumber daya ekonomi yang tak lekang oleh waktu dan memberi manfaat lintas generasi.

Sinergi antara BWI dan Bank Indonesia diharapkan mampu mengakselerasi peran wakaf dalam mendorong ekonomi nasional yang inklusif dan berkeadilan. Wakaf tak lagi sekadar simbol kebaikan, tetapi menjadi fondasi kuat menuju kemandirian ekonomi umat.

Berita Terkait

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat
Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah
PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan
Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda
Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:24 WIB

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:02 WIB

PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Berita Terbaru