Blankspot Sulbar Menyusut! 82 Desa Masih Non Coverage, KominfoSS Gaspol Perluas Jaringan 4G

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU – Area blankspot di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terus menunjukkan tren penurunan signifikan. Langkah intensif yang dilakukan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (KominfoSS) Sulbar bersama pemerintah pusat dan operator telekomunikasi mulai membuahkan hasil dalam percepatan pemerataan akses jaringan 4G hingga ke wilayah terpencil.

Upaya ini menjadi bagian dari strategi besar transformasi digital daerah, di mana akses internet tak lagi menjadi kebutuhan sekunder, melainkan fondasi utama pembangunan.

KominfoSS Sulbar pun bergerak berbasis data, merujuk langsung pada Dashboard PMT Ditjen Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) RI sebagai pijakan utama dalam menyusun strategi penanganan blankspot dan wilayah dengan sinyal lemah.

Kepala Dinas KominfoSS Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, menegaskan bahwa pendekatan berbasis data memastikan pembangunan infrastruktur telekomunikasi dilakukan secara terarah dan tepat sasaran.

“Data kementerian menjadi pijakan penting bagi kami untuk memastikan pemerataan akses telekomunikasi hingga ke desa-desa. Dengan langkah yang terukur, pengurangan blankspot dapat terus dipercepat,” tegas Ridwan.

Berdasarkan data per Februari 2026, masih terdapat 82 desa atau sekitar 12,65 persen wilayah Sulbar yang berada dalam kondisi non coverage. Rinciannya, 57 desa masuk kategori blankspot dan 25 desa lainnya mengalami sinyal lemah.

Sebaran desa tersebut tersebar di enam kabupaten. Kabupaten Mamuju tercatat paling banyak dengan 25 desa blankspot dan 7 desa sinyal lemah. Disusul Mamasa dengan 14 blankspot dan 6 lemah, Mamuju Tengah 6 blankspot dan 2 lemah, Polewali Mandar 5 blankspot dan 4 lemah, Majene 4 blankspot dan 5 lemah, serta Pasangkayu 3 blankspot dan 1 sinyal lemah.

Meski demikian, geliat pembangunan infrastruktur telekomunikasi di Sulbar terbilang progresif. Saat ini terdapat 734 site menara seluler dengan total 3.459 BTS yang telah beroperasi. Dari jumlah tersebut, 838 BTS merupakan jaringan 2G dan 2.621 BTS telah mendukung layanan 4G.

Distribusi site terbanyak berada di Polewali Mandar dengan 268 site, diikuti Mamuju 122 site, Majene 110 site, Mamasa 88 site, Mamuju Tengah 83 site, dan Pasangkayu 63 site. Angka ini menunjukkan komitmen serius dalam memperluas jangkauan layanan telekomunikasi di seluruh wilayah Sulbar.

Ridwan menambahkan, KominfoSS Sulbar terus memperkuat koordinasi lintas sektor guna mempercepat pembangunan BTS di wilayah prioritas. Sinergi dengan pemerintah pusat, operator seluler, hingga pemerintah kabupaten menjadi kunci utama percepatan penghapusan blankspot.

“Sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan terus kami bangun, termasuk operator telekomunikasi, agar pembangunan BTS dan penguatan sinyal difokuskan pada wilayah yang masih mengalami keterbatasan akses,” jelasnya.

Dengan strategi terukur dan kolaborasi berkelanjutan, Sulbar optimistis mampu menekan angka blankspot secara bertahap. Pemerataan jaringan 4G bukan hanya soal konektivitas, tetapi tentang membuka akses pendidikan digital, layanan kesehatan jarak jauh, penguatan SPBE, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi desa berbasis teknologi.

Sulbar pun kian melangkah pasti menuju era digital yang inklusif, tanpa lagi menyisakan wilayah yang terisolasi sinyal.

Berita Terkait

Sektor Sawit Sumbang 30% Perekonomian Sulbar, Sekda Junda: SDM Petani Harus Ditingkatkan
Beasiswa Pendidikan hingga Stunting, Pemprov Sulbar Buka Ruang Dialog Digital
Inspektorat Sulbar Ekspose Review RAPBD 2027, Soroti Efektivitas dan Akuntabilitas Anggaran
DKPPKB Sulbar Edukasi Warga Mamuju Kelola Obat dengan Prinsip DAGUSIBU
Sulbar Perkuat Jejaring Labkesmas Mamasa Lewat Program InPULS
WFH ASN Sulbar Berbasis Digital, DiskominfoSS Dampingi RSUD Optimalkan Aplikasi Fleksi
BPBD Sulbar Latih Siswa SMAN 1 Mamuju Hadapi Bencana
Diskominfo Sulbar Luncurkan Live Streaming, Warga Bisa Langsung Sampaikan Aspirasi
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 20:32 WIB

Sektor Sawit Sumbang 30% Perekonomian Sulbar, Sekda Junda: SDM Petani Harus Ditingkatkan

Rabu, 9 September 2026 - 20:29 WIB

Beasiswa Pendidikan hingga Stunting, Pemprov Sulbar Buka Ruang Dialog Digital

Selasa, 8 September 2026 - 22:28 WIB

Inspektorat Sulbar Ekspose Review RAPBD 2027, Soroti Efektivitas dan Akuntabilitas Anggaran

Selasa, 8 September 2026 - 22:25 WIB

DKPPKB Sulbar Edukasi Warga Mamuju Kelola Obat dengan Prinsip DAGUSIBU

Selasa, 8 September 2026 - 22:22 WIB

Sulbar Perkuat Jejaring Labkesmas Mamasa Lewat Program InPULS

Berita Terbaru