BPKPD Sulbar Tertibkan Aset Budaya: Rumah Adat Salassaq Masuk Sistem Resmi

- Jurnalis

Jumat, 25 Juli 2025 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola aset daerah yang transparan dan akuntabel. Salah satu langkah nyata ditunjukkan melalui rapat pembahasan pengadaan Rumah Adat Salassaq yang digelar pada Kamis, 24 Juli 2025, di ruang rapat Inspektorat Sulbar, pukul 14.00 WITA.

Rapat ini digelar sebagai tindak lanjut dari pembangunan Rumah Adat Salassaq yang telah rampung melalui mekanisme belanja langsung oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulbar. Forum penting ini turut dihadiri oleh Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Sulbar, Mohammad Ali Chandra, didampingi oleh Kasubid Penganggaran Pendapatan dan Belanja Operasi, Muhammad Apriadi; Kasubid Barang Milik Daerah (BMD), Armina; serta analis keuangan pusat dan daerah, Syahruddin dan Gaffar.

Menurut Chandra, penataan aset budaya seperti Rumah Adat Salassaq bukan sekadar pelaporan administratif, melainkan bagian dari pelestarian identitas kultural Sulawesi Barat yang sah dan terdata.

“Kami ingin setiap aset daerah, terutama yang bernilai budaya, tidak hanya selesai fisiknya, tapi juga tercatat resmi sebagai Barang Milik Daerah. Ini penting untuk pengawasan dan keberlanjutan aset daerah,” tegas Chandra dalam rapat.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi visi-misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga dalam mewujudkan pemerintahan yang tertib, transparan, serta pelayanan publik yang berkualitas.

Selain BPKPD dan Inspektorat, rapat juga diikuti oleh perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Sulbar, serta sejumlah pihak teknis yang terlibat langsung dalam pengadaan.

Inspektur Sulbar, Muh. Natsir, menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas perangkat daerah dalam menyinkronkan proses pengadaan, pelaporan, hingga pengelolaan aset budaya yang menjadi kebanggaan daerah.

Melalui forum koordinasi ini, Pemerintah Provinsi Sulbar berharap agar aset-aset seperti Rumah Adat Salassaq tidak hanya menjadi simbol budaya, tetapi juga tercatat dan dilindungi dalam sistem resmi negara, mendukung efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan daerah ke depan.

Berita Terkait

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat
Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah
PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan
Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda
Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:24 WIB

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:02 WIB

PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Berita Terbaru

Mamuju Tengah

Salogatta Fun Run 2026 Meriah! 150 Peserta Taklukkan Rute 7 Kilometer

Minggu, 25 Okt 2026 - 10:52 WIB