MAMASA — Sebanyak 89 murid kelas VI SDN 001 Mamasa resmi ditamatkan dalam sebuah acara meriah yang digelar di halaman sekolah, Rabu (11/6). Acara penamatan ini turut dihadiri langsung oleh Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Mamasa, Adel Palulun. Turut hadir pula para tokoh masyarakat dan orang tua siswa yang antusias menyaksikan momen bersejarah bagi anak-anak mereka.
Iklan Bersponsor Google
Dalam sambutannya, Bupati Welem memberikan apresiasi kepada orang tua dan pihak sekolah atas sinergi dan kepercayaan yang telah terjalin selama enam tahun masa pendidikan siswa. Ia menekankan bahwa keberhasilan siswa merupakan hasil kolaborasi antara keluarga dan sekolah yang berjalan harmonis.
“Kadang masalah muncul ketika orang tua terlalu jauh mencampuri peran guru di sekolah. Maka penting adanya kolaborasi melalui komite sekolah agar proses pendidikan bisa berjalan seimbang,” ujar Bupati.
Selain menyampaikan pesan pendidikan, Bupati juga membocorkan rencana pembangunan gedung baru untuk SDN 001 Mamasa. Ia menegaskan bahwa proyek ini adalah murni bantuan pemerintah dan melarang keras praktik pungutan liar atau permintaan fee dari oknum tidak bertanggung jawab.
“Dalam pembangunan gedung baru ini, saya tidak mau ada yang minta fee. Ini uang negara, harus dikerjakan oleh orang yang benar-benar punya komitmen, bukan yang hanya mengejar keuntungan pribadi!” tegasnya disambut tepuk tangan hadirin.
Bupati juga mengingatkan bahwa pembangunan fisik sekolah tidak boleh mengorbankan kualitas proses belajar mengajar. Menurutnya, esensi pendidikan tetap pada bagaimana siswa dibimbing dengan baik, bukan sekadar pada infrastruktur semata.
Acara penamatan ini menjadi penutup manis bagi para siswa SDN 001 Mamasa, sekaligus momentum awal menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi dengan harapan baru dan semangat baru.
Iklan Google AdSense










