MAMASA — Pemerintah Kabupaten Mamasa terus menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui program Jumat Peduli Lingkungan, yang rutin dilaksanakan setiap pekan oleh seluruh OPD dan lingkungan kerja di Mamasa. Kegiatan yang jatuh pada Jumat, 4 Juli 2025, kali ini difokuskan pada kerja bakti serentak, salah satunya di lokasi terdampak bencana longsor.
Salah satu titik krusial yang menjadi perhatian adalah Dusun Kalimbuang, Desa Buntu Buda, yang beberapa waktu lalu mengalami longsor parah hingga nyaris memutus akses jalan utama. Bupati Mamasa, H. Welem Sambolangi, ST, turun langsung meninjau kerja bakti di lokasi tersebut. Ia didampingi sejumlah pejabat dinas terkait dan aparat desa setempat.
“Kegiatan Jumat Peduli Lingkungan ini bukan sekadar rutinitas, tapi wujud nyata komitmen kita menjaga bumi Mamasa tetap hijau, bersih, dan aman dari bencana. Tinjauan hari ini sekaligus memastikan penanganan longsor berjalan cepat dan gotong royong tetap menjadi budaya,” ujar Bupati Welem di sela-sela kegiatan.
Warga setempat menyambut antusias kehadiran orang nomor satu di Mamasa itu. Bersama jajaran Pemkab dan warga, mereka bahu-membahu membersihkan sisa-sisa material longsor yang mengancam jalur penghubung antar dusun.
Kegiatan Jumat Peduli Lingkungan ini telah menjadi agenda wajib yang menyentuh berbagai aspek, mulai dari pembersihan saluran air, penanaman pohon, hingga perbaikan lingkungan terdampak bencana. Langkah ini diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kelestarian alam serta mendorong kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana alam di wilayah Mamasa.
Langkah cepat Pemkab Mamasa dan partisipasi aktif masyarakat menjadi bukti bahwa kolaborasi pemerintah dan rakyat masih menjadi senjata utama dalam menjaga alam dan memperbaiki lingkungan.










