Dekranasda Sulbar Resmikan Rumah Produksi Sentra Tenun Sutra Mandar

- Jurnalis

Rabu, 11 September 2024 - 04:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLMAN — Dalam rangka mendukung pengembangan tenun tradisional, Dekranasda Sulbar, bekerjasama dengan Bank Indonesia perwakilan Sulbar dan Diskoperindag Sulbar membangun Rumah Produksi Sentra Tenun Sutera Mandar, yang di resmikan langsung oleh Pj Ketua Dekranasda Sulbar Ny. Hj. Sofha Marwah Bahtiar, di Desa Karama, Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar, Senin 9 September 2024.

Melihat antusiasme masyarakat terhadap rumah produksi tersebut, Sofha berharap para penenun bisa lebih banyak berkarya serta menghasilkan banyak-banyak inovasi tentunya sehingga produk-produk yang di hasilkan kedepannya bisa laku keras di pasaran.

“Apresiasi tentunya Saya ucapkan kepada Bapak Deputi Bank Indonesia perwakilan sulbar dan juga Diskoperindag Sulbar atas kerjasamanya membangun rumah produksi ini, Hal ini sebelumnya juga sudah di bincangkan beberapa bulan yang lalu dan Alhamdulillah progresnya sudah sampai ke tahap ini, yang mana kolaborasi baik ini adalah tentu untuk memperkenalkan dan juga melestarikan warisan budaya asli daerah kita seperti tenun sutra mandar.” tuturnya

Sementara itu selaku Deputi Bank Indonesia perwakilan Sulbar Achmad mengungkapkan rumah produksi tersebut adalah bentuk hasil kerjasama Dekranasda, bersama Diskoperindag untuk bisa terus memberdayakan ekonomi masyarakat dari sisi industri tenun tradisional yang memang sudah menjadi kebutuhan masyarakat setempat.

“Harapan Saya sama seperti yang disampaikan Ibu Pj ketua dekranasda masyarakat penenun disini bisa jadi naik kelas, dengan bebas bisa menuangkan segala ide kreativitasnya dalam menenun.” singkat Achmad

Di sisi lain selaku Kepala Dinas Koperindag Sulbar Andi Bau Akram Dai juga mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia dalam memberikan kontribusi terbaik untuk mengangkat ekonomi masyarakat lokal dan mengembangkan inovasi tenun tradisional, dengan dibuatkannya rumah produksi sentra tenun sutera mandar tersebut.

“Kita berharap dengan adanya rumah produksi ini bisa menjadi tempatnya penenun bisa menuangkan kreativitasnya karena bagaimanapun warisan budaya asli leluhur kita ini tetap harus di lestarikan dan juga dijaga makanya 3 hal ini sangat penting untuk dilakukan di zaman modern ini.” ucap Andi Bau Akram Dai.

Berita Terkait

DKPPKB Sulbar dan PMI Edukasi 80 Warga Pasa’bu, Hidup Sehat Dimulai dari Keluarga
Legenda La Salaga dan Keris Manurung Siap Menggema di TMII, Sulbar Angkat Sejarah Kerajaan Mamuju
Sulbar Kejar Pemerataan Listrik, 84 Lokasi Masuk Target Pembangunan Lisdes 2026!
Anjungan Sulbar di TMII Jadi Pusat Edukasi Budaya, Mahasiswa STIE Banten Antusias Mengenal Tradisi Mandar
Anjungan Sulbar di TMII Benahi Aset Budaya, Tenun Sekomandi hingga Miniatur Sandeq Jadi Perhatian
Karateka Se-Indonesia Adu Prestasi di Mamuju, SDK: Generasi Muda Harus Berjiwa Juang!
Karhutla Mamuju-Mateng Jadi Sorotan, BPBD Sulbar Perkuat Koordinasi
BMKG Prediksi Musim Hujan Sulbar Mundur, BPBD Ingatkan Ancaman Karhutla hingga Banjir
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:41 WIB

DKPPKB Sulbar dan PMI Edukasi 80 Warga Pasa’bu, Hidup Sehat Dimulai dari Keluarga

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Legenda La Salaga dan Keris Manurung Siap Menggema di TMII, Sulbar Angkat Sejarah Kerajaan Mamuju

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Sulbar Kejar Pemerataan Listrik, 84 Lokasi Masuk Target Pembangunan Lisdes 2026!

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Anjungan Sulbar di TMII Jadi Pusat Edukasi Budaya, Mahasiswa STIE Banten Antusias Mengenal Tradisi Mandar

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Anjungan Sulbar di TMII Benahi Aset Budaya, Tenun Sekomandi hingga Miniatur Sandeq Jadi Perhatian

Berita Terbaru