Di Mamasa Jumlah Pasien Covid-19 Meningkat Drastis, Tak Patuhi Prokes Siap Didenda

- Jurnalis

Selasa, 6 Juli 2021 - 05:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMASA, Rakyatt.co – Dua pekan terakhir jumlah pasien Covid-19 di Mamasa meningkat drastis. Menyikapi hal itu, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mamasa melakukan bergbagai upaya untuk menekan laju penularan virus tersebut.

Olehnya itu Pemda Mamasa beserta sejumah Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), melakukan operasi di sejumlah tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni operasi masker di beberapa tempat, salah satunya pasar tradisional Mamasa, dan juga ruang publik lainnya, Selasa 6 Juli 2021.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Mamasa Ramlan Badawi,

Kepada masyarakat yang tidak menggunakan protokol kesehatan, seperti masker. Diberikan tindakan sosial.

Hal itu dilakukan, sebagai bentuk upaya pencegahan penyebaran virus corona yang kian meningkat di wilayah Kabupaten Mamasa, hingga saat ini.

Bukan tak beralasan, berdasarkan data per tanggal 6 Juli 2021, pasien Covid-19 di Kabupaten Mamasa tercatat sebanyak 137 orang.

Data tersebut datang dari lima kecamatan, yakin Kecamatan Mamasa 38 orang, Kecamatan Sumarorong 55 pasien, Kecamatan Bambang 33 orang, Kecamatan Tawalian 10 orang, dan Kecamatan Balla 1 orang.

Bupati Mamasa, Ramlan Badawi mengatakan, Pemerintah tak henti-hentinya melakukan pencegahan, dengan memberikan ketegasan kepada masyarakat dalam hal penggunaan masker.

“Ini langka awal penanganan, kami akan terus lakukan upaya semaksimal mungkin untuk memutus penyebaran virus ini, utamanya di Mamasa,” ujar Ramlan Badawi.

Ramlan Badawi menuturkan, dalam upaya lain juga akan dilakukan pembatasan melintas bagi warga Kabupaten Mamasa, dan juga kegiatan yang berpotensi melibatkan orang banyak akan dihentikan sementara.

“Seperti acara pernikahan akan ditunda sementara, untuk kegiatan tak terduga seperti kematian, akan dibatasi supaya tidak menimbulkan kerumunan,” katanya.

Ia mengatakan, setiap hari pasien di Mamasa cukup meningkat. Sehingga penggunaan protokol kesehatan 5 M, mesti ditegakkan secara tegas.

“Ini untuk keselamatan warga Mamasa, agar tidak lagi ada penambahan pasien,” tandasnya.(*)

Berita Terkait

Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai, Bupati Sutinah Dorong Data Akurat untuk Kemajuan Mamuju
Mamuju Jadi Pelopor, Bupati Sutinah Dorong Sistem Keuangan Daerah Berbasis Data Real Time
Terima Info Melalui Call 110, Polresta Mamuju Respon Cepat Datangi TKP Tentang Keributan Rumah Tangga Berujung Minum Racun
Polresta Mamuju Tindak Tegas Tangkap Aktivis Makelar Kasus Tambang Emas Ilegal Bonehau
Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai
Polresta Mamuju Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026
Satreskrim Polresta Mamuju Tangkap Dua Terduga Pelaku Kasus Pengeroyokan Aktivis Vendetta
Pastikan Karhutla Tidak Meluas, Tim Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli di Bukit Lambagu
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 18:24 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai, Bupati Sutinah Dorong Data Akurat untuk Kemajuan Mamuju

Senin, 15 Juni 2026 - 18:20 WIB

Mamuju Jadi Pelopor, Bupati Sutinah Dorong Sistem Keuangan Daerah Berbasis Data Real Time

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:34 WIB

Terima Info Melalui Call 110, Polresta Mamuju Respon Cepat Datangi TKP Tentang Keributan Rumah Tangga Berujung Minum Racun

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:03 WIB

Polresta Mamuju Tindak Tegas Tangkap Aktivis Makelar Kasus Tambang Emas Ilegal Bonehau

Senin, 8 Juni 2026 - 13:42 WIB

Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai

Berita Terbaru

Hallo Polisi

Polresta Mamuju Kawal 526 Jemaah Haji, Keselamatan Jadi Prioritas

Selasa, 16 Jun 2026 - 14:52 WIB

Advertorial

BPBD Sulbar Imbau Masyarakat Tetap Tenang Pascagempa M6,7 di Palu

Selasa, 16 Jun 2026 - 12:02 WIB