Gubernur Wajibkan Siswa Baca 20 Buku, Khaeruddin Anas: Dinas Perpustakaan Sulbar Terus Mendorong Akreditasi Perpustakaan Sekolah

- Jurnalis

Kamis, 17 Juli 2025 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), kembali mencetuskan gebrakan baru. Melalui Surat Edaran resmi, SDK mewajibkan seluruh siswa SMA dan SMK di Sulbar membaca minimal 20 buku sebagai syarat kelulusan. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah berani untuk mengangkat indeks literasi yang masih tertinggal.

Menurut Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulbar, Khaeruddin Anas, indeks literasi Sulbar tahun 2024 hanya mencapai 63,65, jauh di bawah rata-rata nasional sebesar 73,52. “Kita harus kerja lebih keras. Salah satu langkah konkret adalah memastikan anak-anak membaca buku berkualitas yang mendorong kreativitas dan wawasan mereka,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan, Dinas Perpustakaan Sulbar terus mendorong akreditasi perpustakaan sekolah. Saat ini, sebanyak 380 perpustakaan sekolah di Sulbar telah terakreditasi dan memenuhi standar nasional, yang memungkinkan mereka menerima bantuan buku dari Perpusnas.

Namun, tantangan masih ada. Banyak sekolah hanya memiliki buku paket, bukan buku bacaan umum yang bisa merangsang daya pikir dan inovasi siswa. Oleh karena itu, SDK mendorong agar sekolah-sekolah mulai mengoleksi buku-buku inspiratif, seperti kisah pahlawan lokal Andi Depu, Baharuddin Lopa, hingga buku “SDK: Mendayung dari Hulu” yang sarat nilai moral dan kearifan lokal.

Tak hanya itu, perluasan akses literasi juga dilakukan melalui pojok baca di ruang publik seperti bandara, hotel, dan kafe, serta pengembangan koleksi buku digital. “Kami sudah mendistribusikan ribuan bahan bacaan dan membuka akses ke lebih dari 15.000 judul buku digital, termasuk jutaan koleksi lewat platform nasional,” tambah Khaeruddin.

Akses tersebut bisa dinikmati melalui laman resmi https://bintang.perpusnas.go.id.

Kebijakan ini mendapat apresiasi dari banyak pihak sebagai terobosan luar biasa dalam mencerdaskan generasi muda Sulbar, sekaligus bentuk komitmen nyata Gubernur SDK dalam membangun peradaban literasi di tanah Mandar.

Berita Terkait

Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai
Ridwan Djafar: Momentum Piala Dunia 2026 Jadi Stimulus Ekonomi Lokal
Sulbar Masuk 10 Besar Nasional, Capaian Epdeskel Lampaui Rata-rata Indonesia
Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang
Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur
Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen
Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan
Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 13:42 WIB

Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:33 WIB

Ridwan Djafar: Momentum Piala Dunia 2026 Jadi Stimulus Ekonomi Lokal

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:28 WIB

Sulbar Masuk 10 Besar Nasional, Capaian Epdeskel Lampaui Rata-rata Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:54 WIB

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:22 WIB

Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur

Berita Terbaru