Hadiri Forum Konsultasi RPJPD Sulbar, Kakanwil Kemenkumham Sulbar Siap Berikan Kontribusi

Mamuju – Kakanwil Kemenkumham Sulbar, Marasidin menyebut jajarannya akan terus meberikan kontribusi Pembangunan di Sulawesi Barat.

Hal itu disampaikannya usai mengikuti Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045, Kamis (4/1/2024).

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang berlangsung di Graha Sandeq Kompleks Gubernur Sulbar memiliki tema “Sulawesi Barat yang Malaqbi, Sejahtera, dan Berkelanjutan”.

“Kami mendukung Langkah yang dilakukan oleh Pemprov Sulbar melalui Pelaksanaan Forum Konsultasi Publik RPJPD yang bertujuan untuk menyosialisasikan, memperoleh saran dan masukan, membangun rasa kebersamaan, serta menyempurnakan Rencana Awal RPJPD “ ujar salah seorang Kakanwil unit wilayah di bawah kepemimpinan Menkumham, Yasonna

Dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat Muhammad Idris mengatakan pentingnya menyusun RPJPD untuk menjadi bahan rujukan. Ia mengucapkan terimakasih kepada seluruh stakeholder yang hadir pada kesempatan ini.

“RPJPD kita susun secara lebih baik memiliki alasan yang cukup. Oleh karena itu untuk menyusun RPJPD membutuhkan tidak sedikit sumber daya yang kita akumulasikan bersama menjadikan dokumen yang nantinya akan dijadikan rujukan,” ujarnya.

Muhamad Idris mengatakan bahwa pada konsultasi publik yang dilaksanakan hari ini harus ada dialog. Ia menyampaikan hal itu menjadi persyaratan pertama dalam konsultasi publik.

“Selanjutnya persyaratan yang kedua adalah adanya rumusan rumusan yang disepakati. Kehadiran Bapak/Ibu sekalian ini membutuhkan kontribusi yang memadai,” sambungnya.

Sementara itu, Penjabat Gubernur Sulawesi Barat, Zudan Arif Fakrulloh memberikan sambutan dan arahan pada Forum Konsultasi Publik. Ia meminta kepada seluruh stakeholder bersama sama menjadikan Sulawesi Barat jadi lebih baik lagi.

Pj Gubernur Sulbar mengatakan bahwa dalam menyusun RPJPD harus berbasis realitas yang ada di sebuah wilayah. Ia meminta perkembangan teknologi untuk dimasukkan ke dalam dokumen RPJPD.

“Apa yang disampaikan oleh Kepala Bappeda dan Sekda Muhammad Idris untuk dijadikan kerangka yang selebihnya juga melihat perubahan-perubahan yang sangat nyata apa yang kita lihat sekarang sampai dengan tahun 2045 mendatang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pj Gubernur mengatakan bahwa penyusunan RPJPD Provinsi Sulbar untuk 25 tahun ke depan ini sangat penting. “Maka dari itu diperlukan sinergi guna memberikan gagasan dan ide untuk pembangunan Sulawesi Barat pada 25 tahun ke depan,” sambungnya.

Bagikan...

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *